Showing posts with label Salingka Nagari. Show all posts
Showing posts with label Salingka Nagari. Show all posts

Thursday, 16 February 2017

Bupati Gusmal Ikut Tanam Padi di Nagari Guguak Sarai

Bupati Solok, H. Gusmal bersama Dirjen Tanaman Pangan yang diwakili oleh Kepala Balitbang Sumbar, Dr. Ir. Chandra Indra Wanto beserta OPD dan Dinas Vertikal lainnya, saat melakukan tanam padi di Nagari Guguak Sarai, Minggu (12/2)

Bupati Gusmal Ikut Tanam Padi di Nagari Guguak Sarai
SOLOK, SN-

         Sebagai daerah penghasil beras ternama di Sumbar, Kabupaten Solok ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai Kawasan Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura berdasarkan SK Gubernur Sumbar Nomor 521.305.2013. dengan dua Kecamatan yakni Kecamatan Gunung Talang Dan Kecamatan Bukit Sundi. Dua Kecamatan ini diandalkan untuk pemasok beras utama di Solok dan Sumbar, sehingga pemanfaatan lahan di dua kecamatan ini harus benar-benar optimal.  Sementara di kecamatan lain juga harus mendukung produksi beras, beberap berdasarkan luas lahannya.
            Di nagari Gugugk Sarai, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi misalnya, Pemkab Solok juga terus memompa produksi padi dengan mengoptimalkan lahan yang ada. Seperti yang dilakukan pada Minggu (12/2) lalu, Bupati Solok bersama Dirjen Tanaman Pangan yang diwakili oleh Kepala Balitbang Sumbar, Dr. Ir. Chandra Indra Wanto melakukan tanam padi serentak pada Keltan Tani Sepakat, Nagari Guguk Sarai , Kecamatan X Koto Sungai Lasi, dimana Keltan ini sebagai Pelaku Utama Pembudidaya Padi Sawah. Tampak hadir pada acara penanaman padi serentak itu antara lain  Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura Dan Perkebunan Diwakili Oleh Kabid Pangan Holtikultura Provinsi Sumbar, Ir. Arzal, MP, Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, Kasdim 0309 Solok, Mayor. Supadi, A.S, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten  Solok, Admaizon, Kepala BPTP Sumbar serta unsur Fokopinda serta kepala OPD Kabupaten Solok dan masyarakat yang hadir.
            Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Admaizon dalam laporannya menyebutkan bahwa tujuan dari cara Ini adalah sebagai momentum salah satu upaya optimalisai pemanfaatan lahan sawah yang harus disikapi oleh petani, selaku pelaku utama dan emangku kepentingan lainnya.Kabupaten Solok merupakan sentra utama pemasok beras di Provinsi Sumatera. Dan kegiatan di sektor pertanian ini memberikan sumbangan 45,01 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Solok,” jelas Admaizon. Ditambahkannya, dengan adanya SK Gubernur Nomor 521.305.2013, bahwa Kabupaten Solok ditetapkan sebagi Kawasan Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumbar, maka Kabupaten Solok harus mampu memanfaatan lahan sawah untuk penanaman padi.
            Kasdim 0309 Solok, dalam sambutanya menyampaikan bahwa Program UPASUS ada 3 komoditas utama yang akan di sukseskan dalam 3 tahun ini oleh Presiden Jokowi. Dia menyebutkan bahwa TNI AD akan memberi dukungan dengan ditandatanganinya MoU antara Menteri Pertanian RI dengan Kepala Staf TNI AD.
Sementara sebelumnya para Babinsa sudah dibekali pelatihan singkat oleh pakar yaitu penyuluh, peneliti dari Dinas Pertanian dan Balitbang untuk memudahkan operasionalisasi mereka di lapangan.Tujuannya jelas untuk memacu pencapaian target luas tambah tanam dari bulan Oktober 2016 hingga Maret 2017 ini,” terang Mayor Supadi.
               Sambutan Bupati Solok, H. Gusmal dalam sambutannya menyampaikan bahwa tanaman padi merupakan komoditi unggulan khas Sumbar dan khususnya Kabupaten Solok yang dikenal sejak dulu dengan beras soloknya. “Diperkirakan 5 Tahun mendatang kebutuhan beras akan terur meningkat seiring pertambahan penduduk dan dicemaskan pencapaian sasaran produksi padi akan semakin sulit,” jelas Bupati Gusmal.  Sementara menurut Bupati, dalam rangka pencapaian sasaran peningkatan produksi padi Tahun 2017, maka melalui dana APBN dianggarkan dana supaya pencapaian tersebut bisa terwujud dengan cara Intensifikasi, budidaya Padi Inhibrida, budidaya Padi Hibrida, budidaya Padi Teknologi Salibu, budidaya Padi Jaar Legowo Super, budidaya Padi / Beras Khusus, Pengembangan Unit Pengelola Pupuk Organik  dan ekstensifikasi atau peningkatan produksi dengan cara perluasan areal sawah atau membuka lahan baru.  “Perlusaan arel persawahan ini sulit dilakukan karena membutuhkan biaya yang besar dan lahan yang sterbatas,” jelas H. Gusmal.

           Menurut Bupati, dengan adanya pengolahan tanah yang sudah tidak ditanami maka diharapkan terjadi peningkatan luas lahan yang bisa berdampak terhadap pelimpahan produksi  yang akhirnya akan berdampak pada kesejahterahaan petani dalam mewujudkan pencapaian target swasembada pangan secara nasional (wandy)

Thursday, 2 February 2017

Bupati Gusmal Buka Acara Konsolidasi Bundo Kanduang Se Provinsi Sumatera Barat
















SOLOK, JN-
          Bupati Solok, H. Gusmal, hari Kamis (2/2), membuka acara konsolidasi Bundo Kanduang se Provinsi Sumatera Barat, bertempat di Ruangan Pelangi, Kantor Bupati Solok. Tampak hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Kab Solok, Septrismen, Penasehat Bundo Kanduang Kabupaten Solok, Ny. Dahliar Yulfadri Nurdin, Ketua Bundo Kanduang Kabupaten Solok, Neli Warni, Ketua Bundo Kanduang Provinsi Sumatera Barat beserta seluruh Ketua Bundo Knduang Kecamatan dan Nagari di Kabupaten Solok.
        Ketua Pelaksana, Neli Warni dalam laporannya menyampiakan bahwa latar belakang diadakan acara ini adalah mengingat sangat pentingnya dan beratnya tugas kita sebagai perempuan Minang Kabau selaku ibu dalam membentuk keluarga menjadi keluarga yang berkarakter islami, beriman, bertaqwa, dan berilmu pengetahuan yang berlandaskan adat basandi syara’ syara’ basandi kitabullah.Maksud dari pelaksanaan ini di daerah secara bergiliran adalah agar pengurus bundo kanduang di daerah lebih bersemangat dan bergairah dalam mengurus bundo kanduang dan sekaligus mempererat tali silaturahmi diantara sesama dan yang paling penting adalah dengan mengikut sertakan bundo kanduang kecamatan, bundo kanduang nagari dan bundo kanduang adat,” jelas Neli Warni.
             Sementara Penasehat Bundo Kanduang Kab Solok, Ny. Dahliar Yulfadri Nurdin dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan sebuah organisasi, sedikit banyak telah berpengauh kepada pemerintah maupun masyarakat, salah satunya persatuan ibu-ibu minang bundo kanduang se Sumatera Barat. Aktifitas yang dilakukan setiap organisasi dapat menjadi perpanjang tangan dan ujung tombak untuk mensosialisasikan program dan kebijakan pemerintah.Saya telah melihat betul bahwa ibu-ibu telah bekerja sama dengan SKPD terkait sebagai mitra kerja pemerintah. Bundo kanduang pada khususnya telah mendukung atau melaksanakan kegiatan kepariwisataan khususnya kelembagaan adat telah melaksanakan program pemerintah dengan sesuai petunjuk teknis pelaksanaannya,” jelas Ny. Dahliar

            Bupati Solok, H. Gusmal dalam arahannya menyampaikan bahwa sebagai suku yang memegang faham matrilineal maka Minang Kabau, meletakan perempuan pada posisi yang sangat istimewa. “Perempuan memiliki tempat dan hak suara di dalam kaum, pendapatnya didengar dan pertimbangannya juga diperlukan, jika kita hubungkan falsafah adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah maka  penhormatan Minangkabau terhadap perempuan selaras dengan penghormatan agama terhadap mereka,” jelas H. Gusmal. Disebutkan Bupati, peran utama bundo kanduang yaitu untuk melanjutkan keberadaan suku dalam garis matrilineal dan menjadi ibu rumah tangga dari keluarga, suami dan anak-anaknya. “Kedudukan dan peran bundo kanduang di Minangkabau juga di ukur dari dua segi utama yaitu apabila masyarakat mampu bertahan dan mempertahankan nila-nilai kebudayaan dan yang kedua apabila bundo kanduang mampu melindungi dan mewujudkan kesejahtraan masyarakat. Saya berharap dengan acara ini terbangun sebuah kesepakatan sesuai dengan perkembagnan zaman dengan tidak melupakan adat istiadat,” pungkas H. Gusmal (wan) 

Friday, 6 January 2017

Bupati Gusmal Gelar Shalat Subuh Berjamaah Dengan Masyarakat Tanjuang Balik

Masyarakat Tanjung Balik Antusius Gelar Subuh Berjamaah
SOLOK, SN-
         Masyarakat Nagari Tanjung Balik, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, tampak sangat antusius meramaikan masjid Raya Al Kautsar, untuk melaksanakan salat subuh berjama’ah, bersama Bupati Solok, H. Gusmal pada Jum’at pagi (6/1).
Selain Bupati Solok, acara Salat subuh berjama’ah juga dihadiri Asisten Koordinasi Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs Suharmen Thaib, MM, Inspektur Daerah Kab Solok, Hermantias, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Effia Vivi Fortuna, Kepala Dinas Koperasi, Nasripul Romika, Kepala DPPKA, Muhammad Djoni, Kepala Dinas Sosial, Raflis, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Nagari, Medison, Camat X Koto Diatas dan Walinagari Tanjung Balik, Zulhidin serta seluruh masyarakat yang hadir.
         Walinagari Tanjung Balik, Zulhidin dalam laporannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Solok dan semua pihak yang telah hadir pada salat Subuh Berjemaah tersebut. “Insyallah kita di kecamatan X koto Diatas siap mendukung sepenuhnya program Subuh Berjemaah dan Magrib Al Qur’an yang telah di canangkan oleh pemerintah Kabupaten Solok,” jelas Zulhidin.
Sementara Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM menyampaikan ucapan terima kasih dan memberi apresiasi kepada masyarakat dan pemerintah kecamatan X Koto Diatas yang sudah mendukung program Subuh berjam’ah dan Maghrib Al Qur’an. “Saya sangat bangga karena yang hadir meramaikan masjid hari ini sangat ramai dan semoga bisa dipertahankan,” jelas H. Gusmal. Dijelaskan Bupati, pihaknya ingin membangun masyarakat Kabupaten Solok yang Al-Q urani, masyarakat yang hidupnya berpedoman pada Al-Quran dan Hadis. “Ini adalah kerja yang sangat berat sekali dalam mewujudkannya, namun ini adalah program yang harus kita laksanakan. Banyak saat ini Al-Quran tidak lagi di baca, hanya sekedar jadi pajangan di rumah-rumah, oleh karena itu kita canangkan program Magrib Al-Quran supaya Al-Quran itu di baca, karena Al-Quran banyak sekali manfaat nya,” jelas H, Gusmal

          Menurut Bupati, tugas Walinagari, Camat, KAN dan BMN untuk membuat Perna tentang baca Al-Quran ini, serta kepada tokoh masyarakat, alim ulama dan niniak mamak untuk dapat mengawal masyarakatnya. “Kepada kepala SKPD nantik kalau ada penyerahana-penyerahan bantuan, akan kita serahkan setelah sholat subuh, ini juga sebagai salah satu pemancing agar masyarakat kita rajin sholat subuh ke masjid,” pungkas H. Gusmal (wandy)

Thursday, 29 December 2016

Lomba Penulisan Berita Tahun 2016: Wartawan Koran Padang Wandy Raih Juara 2

Lomba Penulisan Berita Tahun 2016:
Wartawan Koran Padang Wandy Raih Juara 2
SOLOK, SN
            Wartawan Harian KORAN PADANG yang meliput di Kabupaten Solok, Wandy, meraih juara 2 lomba penulisan berita dan Feature Tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Solok. Pengumuman dan penyerahan hadiah dilakukan oleh Bupati Solok yang diwakili Sekretaris daerah, Edisar Dt Manti Basa, SH, Kamis (29/12). Wandy meraih juara 2 dengan judul artikel, “Dari Tiga Pilar Menuju ke Empat Pilar”. Sementara syarat berita harus dimuat di media masing-masing dan merupakan karya tulis sendiri.
            Lomba diikuti oleh para wartawan Harian dan Mingguan yang meliput di Kabupaten Solok dengan mengambil tema  ‘Empat Pilar Pembangunan yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Solok’. Ketua panitia pelaksana lomaba, Edisar Dt Manti Basa yang juga Sekdakkab Solok menyebutkan bahwa tujuan lomba selain untuk bersaing secara sehat antar wartawan, juga dimaksudkan untuk menguji kemampuan sampai dimana seorang wartawan memahami visi dan misi yang diusung Kepala Daerah. “Selain itu, melalui lomba penulisan berita atau Feature ini, diharapkan bisa makin menambah wawasan para wartawan dan bisa menjadi motivasi bagi yang belum meraih juara,” jelas Edisar Dt Manti Basa.
            Penyerahan lomba menulis berita Tahun 2016, dilaksanakan di Ruang Danau Singkarak, Kantor Bupati Kabupaten Solok oleh Bupati Solok yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Edisar Dt Manti Basa, SH, dengan didampingi Kabag Humas, Drs Syahrial, MM, Kasi Pemberitaan Syofiar Syam, Kasi Protokoler, Trismon dan puluhan wartawan yang meliput di Kabupaten dan kota Solok.
            Adapaun pemenang lomba menulis berita dan feature 2016 adalah, Juara Pertama Riki Chandra, Wartawan Harian Padang Ekspres, Juara 2, Wandy Harian Koran Padang, Juara 3, Yutiswandi, dari Haluan, Juara Harapan 1, Eriviko, Harian Pos Metro, Juara Harapan 2, Yoserizal dari Mingguan Jurnal Asia dan Harapan 3 diraih oleh Welluril dari Harian Rakyat Sumbar Padek. Pemenang pertama menerima hadiah Rp Rp 6.000.000, Juara 2, Rp 4.000.000, juara 3 Rp 2.500.000, Harapan 1, Rp 2.000.000, harapan 2 mendapat Rp 1.500.000 dan harapan 3 mendapat hadiah Rp 1.000.000 (Van)



Tuesday, 27 December 2016

Pengurus Baznas Kabupaten Solok 2016-2021 Dikukuhkan


SOLOK, JN
            Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, mengukuhkan pengurus Badan Amal Zakat Daerah (Bazda) Kabupaten Solok priode 2016-2021, bertempat di ruang Danau Singkarak, Selasa (27/12). Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Bazda Provinsi Sumatera Barat, Syamsul Bahri Khatib, Kemenag Solok, H. Kardinal, Kabag Kesra, Suharmen Thaib, para Kepala SKPD, para camat dan walinagari se-Kabupaten Solok.
            Usai pelantikan, Ketua Bazda  Provinsi Sumatera Barat, Syamsul Bahri Khatib menyampaikan bahwa  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional. Sementara di daerah namanya sering disebut Bazda atau Badan Amal Zakat Daerah. “Baznas bersama Pemerintah bertanggung jawab untuk mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan syariat Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi dan akuntabilitas. Setelah terbentuknya  Bazda di Kabupaten Solok untuk kedepannya sama-sama kita perhatikan dan juga menjadi Baznas yang pertama di Sumatera Barat,” jelas Syamsul Bahri Khatib.
          Ketua Bazda Provinsi Sumbar ini juga mengajak semua pihak untuk mendukung bersama-sama, Bazda yang sudah dikukuhkan sekarang ini dan juga program maghrib Al Quran yang di penuhi dengan suara-suara yang penuh dengan bacaan Al Quran setiap magribnya di masjid maupun disurau dan begitu juga dengan subuh berjamaah. Ketua Bazda Provinsi ini juga menyampaikan agar mulai saat ini mari salukan zakat melalui Bazda karena ini lebih penting dari pada bayar pajak.
             Sementara Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan bahawa sebagai umat Islam kita harus tolong menolong dan juga dengan kejujuran,pengabdian dan ke ikhlasan semua yang kita lakukan akan terasa berharga, termasuk dengan membayar zakat. “Agama Islam menganjurkan kita agar tangan diatas jauh lebih baik dari tangan di bawah. Intinya kita disuruh untuk berusaha agar bisa membantu sesama.,” jelas H. Gusmal. Dijelaskan Bupati,  Zakat berasal dari bahasa Arab yang berarti suci, bertambah dan berkembang, berkah, dan terpuji. Sedangkan secara istilah syara’, zakat berarti suatu bentuk ibadah kepada Allah SWT dengan mengeluarkan sebagian hartanya dan hukumnya wajib untuk dikeluarkan sesuai aturannya dan diberikan kepada golongan-golongan tertentu yang berhak menerimanya. “Semoga Bazda atau Baznas bisa berdaya guna bagi yang membutuhkannya, dan juga berzakat adalah kewajiban umat muslim dan untuk kedepannya Baznas hanya ada 1 pintu supaya semua program atau profile Baznas bisa dilihat secara langsung. Bupati juga menjelaskan mulai tahun 2017 akan dibentuk pengurus Bazda di nagari untuk menyalurkan ke Bazda Kabupaten.
            “Saya berharap agar kedepannya agar para pengurus Baznas yang dikukuhkan sekarang ini bisa lebih baik, lebih amanah, lebih professional, serta lebih akuntabel.
 Kepada Camat,Walinagari kalau ada badan amil zakat di Nagari supaya mengajak masyarakat untuk bergabung ke Baznas Kabupaten Solok,” harap Gusmal. Bupati juga menjelaskan bahwa pada tanggal 30 Desember 2016 nanti kita akan louching di Islamic center subuh berjamaah dan dan kepada Camat Walinagari mari kita ajak semua masyarakat untuk melakukan subuh berjamaah. Program maghrib mengaji dan subuh berjamaah adalah program Pemerintah Daerah dan mari kita sukseskan bersama-sama, supaya Magrib mengaji dan subuh berjamaah terlaksana di Kabupaten Solok yang kita cintai ini.                    
           Adapun pengurus Basda Kabupaten Solok priode 2016-2021 yang dilantik adalah, Ketua, Drs. H. Sukardi, Wakil Ketua I, Nazaruddin, S. Ag, M. Pd,  Wakil Ketua II, Drs. Elyunus, SE, Wakil Ketua III, H. Masril Bakar,SE dan Wakil Ketua IV, Dra. Fauziah Amir.  Sementara susunan Keanggotaan Tim Audit Internal Baznas Kabupaten Solok Periode 2016-2021 adalah Ketua, Hermantias, Sekretaris, H. Fuadi Nawawi dan anggota masing-masing H. Suharmen, Syafrizal dan Fidriati Ananda. Sementara Pembina Bazna Kabupaten Solok adalah Bupati Solok, Wakil Bupati Solok, Ketua DPRD Kab.Solok dan  Kemenag Kabupaten Solok.

            Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan sosialisasi Maghrib Mengaji dan Subuh Berjamaah bersama walinagari da camat Sekabupaten Solok (wandy) 

Sunday, 25 December 2016

Panitia Pansel Serahkan Hasil Seleksi Jabatan Tinggi Pertama ke Bupati


SOLOK, SN-
            Panitia seleksi Jabatan Tinggi Pertama atau panitia Pansel untuk jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, hari Minggu (25/12), menyerahkan hasil seleksi jabatan tinggi ke Bupati Solok, bertempat di Guest House Arosuka.
            Acara penyerahan hasil pansel dilakukan oleh Ketua panitia, Drs. Rusdi Lubis, M.Si di dampingi
Anggota panitia Seleksi, Prof. Tafdil Husni,SE,M.Ba, Prof. DR Yasril, MS, Drs.Bustamar,MM dan Drs. Efriadi, MM. Dalam laporannya, Rusdi Lubis menyampaikan bahwa hasil ujian seleksi terbuka (Jabatan Tinggi Pertama) diikuti sebanyak 71 Orang pelamar, yang menggikuti 21 jabatan eselon II B.
Dari hasil yang telah dilakukan, panitia menyerahkan nama-nama yang lulus ke Bupati dan untuk selanjutnya ditentukan oleh Bupati siapa yang akan dilantik. “Kita hanya melakukan seleksi jabatan, namun dari hasil yang kita dapat tetap ditentukan oleh Bupati dan wakil Bupati,” jelas Rusdi Lubis.
Usai menyerahkan berkas hasil seleksi pihak BKD membawa nama-nam tersebut ke BKN pusat, jumlah dari BKN itu nantinya yang akan menjadi penjabat untuk yang akan dilantik. Sementara jenis test yang dilakukan meliputi Test Akademis (Tertulis), Penyampaian makalah, wawancara, assesment oleh tim asesor UNP.  “Saya sarankan kepada penjabat pemerintahan untuk lebih banyak membaca dan memahami aturan-aturan terbaru, karena pemerintahan ini berkembang setiap saat dan setiap waktu. Diharapan kepada penjabat baru yang dipercaya Bupati dan Wakil Bupati, untuk lebih visoner dan bekerja mendukung program Kepala Daerah untuk kedepannya,” jelas Rusdi Lubis.
            Bupati Solok,  H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM dalam arahannya menyampaikan bahwa hasil dari pihak panitia terhadap pejabat yang sudah dinyatakan lulus r encana penlantikan akan dilaksanakan pelantikan pada tanggal 28 atau 29  Desember 2016 besok. “Harapan kedepannya kepada penjabat yang dilantik, hendaknya dapat bekerja keras dan cerdas serta punya inovasi yang gunanya untuk membangun Kabupaten Solok kedepannya,” jelas H. Gusmal.
Dijelaskan Bupati,  apa yang telah dirancang dengan visi 4 pilar pembangunan pemerintah daerah hendaknya bermanfaat bagi masyarakat. “Kita berharap kedepannya agar pejabat terpilih bisa membawa perubahan untuk Kabupaten Solok yang kita cintai ini dan mari bersama-sama kita bangun dan kita lakukan yang terbaik untuk Kabupaten Solok yang kita cintai ini,” jelas H. Gusmal. Bupati juga akan melakukan evaluasi untuk pejabat yang dilantik satu kali dalam sebulan.

Pada kesempatan itu, Panitia pansel langsung menyerahkan hasil calon pejabat yang akan dilantik yang merupakan hasil ujian seleksi terbuka yang masih disegel  (Jabatan Tinggi Pertama) Eselon II B dari Panitia Seleksi (Pimpinan Tinggi Pertama Ketua Pansel) Drs.Rusdi Lubis, M.Si kepada Bupati Solok H. Gusmal (wandy)

Label

Apakah Anda Puas Setelah Membaca Berita Di Kabar Ranah Minang