Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Thursday, 16 February 2017

Sekolah Umum Berbasis Pesantren di Launching di Kabupaten Solok

Dirut Semen Padang, Ir.Benni Wendry, MM, menyerahkan bantuan CSR untuk Kabupapten Solok yang kepada LKKS Sumbar Ny. Nevi Irwan Prayitno untuk selanjutnya diserahkan kepada Ketua LKKS Kabupaten Solok, Ny. Desna Devi Gusmal, dengan disaksikan Bupati Solok, H. Gusmal dan unsur Forkopinda lainnya

Dihadiri Dirut Semen Padang dan Ny. Nevi Irwan Prayitno

Sekolah Umum Berbasis Pesantren di Launching di Kabupaten Solok

SOLOK, SN-
          Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, hari Rabu (15/2), melaunching Sekolah Umum Berbasis Pesantren setingkat SMP di Kabupaten Solok, bertempat di Taman Hutan Kota Terpadu (THKT) Arosuka.
             Pada waktu yang bersamaan, juga dilakukan peluncuran Nagari Peduli Sehat Kabupaten Solok, dengan dihadiri oleh Ketua LKKS Prov Sumbar, Hj. Nevi Zu’airina Irwan Prayitno, Ketua LKKA Kab Solok, Ny. Desnadevi Gusmal,SH, Sekda Kabupaten Solok, Edisar, SH, M.Hum, Ketua Baznas Prov Sumbar, Prof. Syamsul Bahari Khatib, Dirut PT Semen Padang, Ir.Benni Wendry,MM, Kapolres Arosuka, AKBP Reh Ngenana SH, M.Si, Dandim 0309 Solok, Letkol. Irwan H, Kajari Solok, Aldiyansah, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, M Algazali, Kepala Barenlitbang Kab Solok, H. Dusral, SE, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kab Solok, Drs. Syahrul Efendi, MM, Kakanwil Kementrian Agama Prov Sumbar, diwakili oleh, Kabid Pakis Drs. H. Kardinal N, MM, Unsur FORKOPIMDA Kabupaten Solok, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD dan Kepala Bagian Dilingkup Daerah Kabupaten Solok, para Camat dan walinagari se-Kabupaten Solok serta seluruh undangan yang hadir.
           Kepala Barenlitbang Kabupaten Solok, H. Dusral, SE , MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini seluruh SKPD telah mengajukan program unggulan dan pemerintah daerah telah menyetuui hal tersebut, sebagai prosesnya telah diberi pembekalan kepada aparatur terkait. Gebyar dan lounching icon pendidikan dan kesehatan dengan fasilitas internet bebas bayar tanpa dapat melakukan akses situs terlarang. “Hari ini juga diluncurkan Program Bantuan Jamban keluarga membantu proses percepatan penanganan kemiskinan di Kabupaten Solok,” terang H. Dusral. Mantan Kadis Pariwisata Kota Solok itu juga menyebutkan bahwa pada kesempatan ini juga akan dilselenggarakan Peraturan Bupati tentang pengaturan SMP berbasis pesantren di kabupaten Solok yang dana kegiatan ini berasal dari APBD kabupaten Solok yang berasal dari beberapa SKPD.
Ketua Baznas Prov Sumbar, Prof. Syamsul Bahri Khatib, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa Tahun 2016 Baznas provinsi Sumatera Barat bisa mengumpulkan zakat sebanyak 90 M , di tahun ini dicanangkan 118 M semoga tercapai. “Semoga tahun ini, muzaki yang biasa berzakat tetap terus berzakat, dan yang belum mudah-mudahan bisa ikut berzakat dan diberikan rezki yang lebih oleh Allah, SWT, Baznas akan berupaya menigkatkan muzaki dan pendistribusian zakat dari muzaki tersebut. Kami bekerja sama dengan LKKS dalam penyaluran zakat ini
Baznas Provinsi sumatera barat sudah memulai sistim zakat online dan kami akan mengeluarkan NPWZ nya untuk pengeluaran dan pengelolaan zakat kedepannya
Zakat ini berfungsi meminimalkan mustahik dan meningkatkan muzakinya,” terang Suamsul Bahri.
           Dirut PT Semen Padang, Ir.Benni Wendry,MM, juga menyampaikan bahwa PT Semen Padang sangat mensuport kegiatan ini dengan menyumbang 5000 zak semen, yang kalau rupiahkan sekitar 300 juta untuk pembangunan 1000 di jamban sehat di Sumatera Barat melalui Program CSR. Sesuai dengan komitmen semen Padang mendukung perekonomian di sumbar yaitu melalui 4 pilar :
1. Semen padang campin nagari, menjaga hubungan dengan nagari / stake holder dan manjaga citra perusahaan 2. Semen Padang pandai nagari yakni meningkatkan kualitas pendidikan dan anggaran untuk beasiswa pertahun adalah 1 M kurang lebih untuk kota Padang. 3. Semen Padang elok nagari yakni melestarikan lingkungan hidup, seperti menghijaukan daerah yang patut di hijaukan dan Semen padang paduli nagari. “Pilar yang kami lakukan kali ini adalah pilar paduli nagari yang mana semen padang ini ikut serta dalam pembuatan jamban sehat ini , agar dapat meningkatkan kesehatan masyarakat yang belum memiliki jamban sehat ini,” jelas Benni Wendry
           Ketua LKKS Prov Sumbar, Hj. Nevi Zu’airina Irwan Prayitno, juga menyampaikan ucapan terimakasih banyak bagi donatur untuk program pembangunan jamban sehat ini seperti 5000 zak semen dari PT. Semen Padang, 50 juta Baznas Kabupaten Solok dan 5000 buah batako dari PT Aqua. Penyerahan bantun pembangunan 100 buah jamban sehat, dan modal pengembangan usaha bagi keluarga kurang mampu di Kabupaten Solok sebagai salah satu bentuk realisasi program kerjasama antara LKKS dengan Baznas dan mitra kerja lainnya. “Program pengentasan kemiskinan tidak bisa di laksanakan sendiri oleh pemerintah daerah saja. Di Kabupaten Solok masih banyak rumah yang tidak memiliki jamban sehat, untuk itu saya berharap untuk pembangunan jamban ini,” jelas Ny. Nevi Zu’airina Irwan Prayitno.

             Sedangkan Bupati, H. Gusmal, SE, MM, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah Lounching program SMP berbasis pesantren dan Nagari Sehat Kabupaten Solok kuat, Teknologi informasi dan penyerahan bantuan LKKS Provinsi Sumbar kepada masyarakat Kabupaten Solok. “Saya berharap pada hari ini cara kita dapat berjalan dengan lancar karena kami hari ini akan melounching sebuah program unggulan kabupaten solok sekolah umum berbasis pesantren, saya berkeinginan 66 sekolah umum di kabupaten solok berbasis pesantren dan untuk tahun 2017 dimulai 14 sekolah dan dicanangkan 1 sekolah disetiap kecamatan untuk tahap awal , hal ini bertujuan membangun akhlak , etika dan moral generasi penerus kita,” jelas H. Gusmal. Untuk itu, Bupati berharap Dinas pendidikan perlu kerja keras dan kerja cerdas, serta mencarikan guru-guru agama yang benar-benar mengerti agama dan memahami serta mendalami ilmu agama. “Kami juga melounching nagari sehat kabupaten solok kuat yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan di kabupaten Solok, kami juga berharap kepala dinas kesehatan harus kerja keras ,dan juga kami berharap agar juga mamantau tentang gizi masyarakat,” tegas H. Gusmal (wandy)

Tuesday, 20 December 2016

Wabub Solok Buka Acara Lomba Tangkas Penggalang Tingkat SD Sekabupaten Solok























Wabub Solok, Yulfadri Nurdin, SH sebagai pembina pramuka Kabupaten Solok, memberi semangat kepada para siswa-siswi SD dan MI se Kabupaten Solok pada acara lomba tangkas penggalang se Kabupaten Solok di Bumi Perkemahan Sungai Lasi.

Wabub Solok  Buka Acara Lomba Tangkas Penggalang Tingkat SD Sekabupaten Solok
SOLOK, SN-
            Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH, membuka kegiatan lomba tangkas Penggalang SD/MI se Kabupaten Solok, bertempat di Bumi Perkemahan Lapangan Sepak Bola Sungai Lasi, Kec. IX Koto Sungai Lasi, Sabtu lalu. Selain Bupati Solok, tampak hadir Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Zulfadli, SPd, MM, Camat IX Koto Sungai Lasi, Efiyardi, Para Kepala UPT Pras Sekolah dan SD Sekabupaten Solok dan para Kepala Sekolah SD dan MI sekabupaten Solok serta kakak-kakak pembina dan seluruh para peserta.

             Ketua panitia Pelaksana, Aria Witra dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membina dan mengembangkan penghayatan kode kehormatan yang berupa janji Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka, serta memupuk persaudaraan dan persatuan dikalangan pramuka penggalang.Acara ini juga sebagai bahan evaluasi tentang pengetahuan dan keterampilan peserta didik pramuka penggalang beserta peningkatan pendidikan karakter bagi kalangan generasi muda khususnya pelajar SD/MI di Kabupaten Solok,” jelas Aria Witra. Kegiatan Lomba Tangkas Penggalang SD/MI Kwartir Cabang 0302 Gerakan Pramuka Kabupaten Solok Tahun 2016, dilaksanakan pada tanggal 15 s/d 18 Desember 2016 di Bumi Perkemahan lapangan Sepak Bola Sungai Lasi.
          Sementara peserta terdiri dari utusan kwartir ranting se Kabupaten Solok dengan total sebanyak 750 orang. Kegiatan tersebut jelas Aria Witra berbentuk pengenalan dan lomba-lomba, seperti lomba pengibaran bendera, Semboyan dan isyarat, Tapak perkemahan, Pioneering, PBB, LCT, Halang rintang, Keagamaan dan lomba Paduan suara
             Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH yang bertindak sebagai Pembina Upacara, dalam arahannya menyampaikan bahwa Pramuka adalah salah satu kegiatan untuk membimbing, membina, dan menciptakan generasi yang kuat, terampil, peka lingkungan, mandiri dan sifat-sifat lainnya yang sangat diperlukan untuk membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan dan siap bersaing. “Saya ucapkan banyak terima kasih kepada kakak kakak pembina pramuka selaku pimpinan kontingen dan pembina pendamping yang telah meluangkan waktunya untuk membina adik-adik kita agar nantinya siap terjun ke masyarakat. Hari ini kakak-kakak pembina dapat melihat sampai sejauh mana pengabdian kakak dalam membina kaum muda,” jelas Yulfadri Nurdin.
           Wabub Solok yang juga sebagai kakak pembina mengharapkan dalam mengikuti kegiatan ini, adik-adik dapat menanamkan, memupuk, dan mengembangkan rasa cinta pada tuhan YME untuk memperteguh keimanan dan ketaqwaan, jiwa patriotisme untuk menggalang persatuan dan kesatuan bangsa Indoensia Sementara melalui kegiatan ini diharapkan peserta dapat menambah pengetahuan dan keterampilan kepramukaan yang nantinya sangat bermanfaat bagi kehidupan kelak.
           “Saya berpesan kepada panitia maupun kepada seluruh pembina pendamping agar dapat menjaga keamanan, ketertiban serta kelancaran kegiatan lomba tangkas ini
Kepada para peserta lomba agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Yulfadri Nurdin (wandy)

Thursday, 15 December 2016

Teknologi Sebagai ‘Bius’ Mengerikan


Oleh : Welluril


           Teknologi dan internet seakan sudah masuk dan menjadikan salah satu unsur pentingdalam kehidupan manusia sekarang ini. Bahkan tidak jarang generasi muda justru tidak menyadari sisi negatif dari teknologi internet tersebut.
          Salah satu sarana yang men­jadikan tanda kebangkitan era teknologi digital dan internet adalah munculnya perangkat-perangkat pintar yang da­­pat dibawa dan digunakan ka­pan dan dimana saja, seperti smart­phone. Teknologi sudah ber­kembang sedemikian cepat, dan ke­hi­du­pan sehari-hari pasti erat kaitannya dengan penggunaan teknologi sebagai alat untuk mempermudah manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Te­tapi dalam penggunaannya harus tahu dampak yang akan terjadi dikedepan hari. Jangan sampai menyesal dikemudian hari akibat salah menggunakan teknologi. Maka dari itu di­perlukan kewaspadaan dalam menggunakannya.
            Adanya kemajuan dalam per­­­kembangan teknologi in­for­masi sagat berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Perubahan perilaku masyara­­kat ini akan semakin jelas terlihat pada zaman sekarang diban­ding dengan zaman dahulu. Masya­rakat zaman dahulu untuk da­­pat berkomunikasi melalui surat, tapi sekarang teknologi sudah canggih, tak perlu lagi menggunakan surat. Masya­rakat dimudahkan dalam ber­komunikasi, bisa dari sms atau telpon. Terlepas dari segala macam kontroversinya, boleh diakui masyarakat masa kini tak bisa lepas dari teknologi dan internet. Internet bisa menguntungkan, namun ter­kadang merugikan. Walau mempunyai sisi posi­tif, na­­mun teknologi juga memiliki si­s­i negatif. Hal tersebut diutara­kan oleh menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Ia mencontohkan sisi negatif dari teknologi dan internet adalah perubahan perilaku seseorang yang lebih mendahulukan sisi teknologinya dari pada sisi sosialnya di dunia nyata.
         Teknolgi juga mengubah kehidupan kita menjadi berbeda. Kalau dulu biasanya bangun tidur langsung mandi, sekarang kebiasaan pun menjadi be­rubah (Penulis wartawan di sebuah media Harian tinggal di Solok)


Tuesday, 13 December 2016

Dana Rp 3,5 Milyar Untuk Dana BOP PAUD di Kabupaten Solok Diserahkan

 Dana Rp 3,5 Milyar Untuk Dana BOP PAUD di Kabupaten Solok Diserahkan
SOLOK, NC
            Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Zulfadli menyerahkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) kepada 341 PAUD Kabupetan Solok yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Solok sebesar Rp5,3 miliar, Selasa. Hadir pada acara penyerahan dana BOP PAUD tersebut, Bupati Solok, H. Gusmal dan para Kepala SKPD terkait lainnya.  Dijelaskan Zulfadli, seluruh dana hibah untuk PAUD tersebut sudah masuk ke rekening masing-masing dan hendaknya dipergunakan sesuai dengan ketentuan dan peratuaran yang berlaku. “Jangan sampai disalahkan gunakan, nanti bisa berurusan dengan hukum,” jelas Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Zulfadli. Ditambahkan Zulfadli, tujuan BOP PAUD itu agar bisa terbantu dalam melaksanakan tugas, menyelengarakan dan menggelola PAUD dengan sebagai mana mestinya dan memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada anak-anak usia dini, sehingga bisa membentuk generasi yang berpendidikan sejak dini. Masalah dana ditransfer langsung dari Kementerian Pendidikan RI ke rekening masing-masing lembaga PAUD, berdasarkan data Dapodik yang diberikan oleh Dinas Pendidikan alokasi dana BOP PAUD Kabupaten Solok sebanyak Rp 5,508 miliar.
          Nmun setelah dilakukan verivikasi, dari 346 PAUD yang tersebar di Kabupaten Solok, Dinas Pendidikan update, jumlah PAUD yang mendapatkan dana hibah sebanyak 341 PAUD dengan jumlah dana Rp 5.377.200.000. Dari 341 Lembaga PAUD penerima dana Hibah BOP Paud Tahun 2016 itu, telah dilakukan verifikasi oleh tim DPPKA Kabupaten Solok sebanyak 129 lembaga PAUD penerima bantuan dana hibah sejumlah Rp. 2.173.000.00. Sementara sebanyak 87 lembaga PAUD lainya, menerima bantuan senilai Rp. 1.468.000.000 yang telah dicairkan dan diterbitkan SP2Dnya. Sementara 42 lembaga PAUD lainya menerima bantuan senilai Rp. 513.000.000 yang diterbitkan SPM dan menunggu proses SP2D sedangkan sisa lembaga PAUD lainya masih di vertifikasi oleh DPPKA Kabupaten Solok.
          Plt. Kepala DPPKA Kabupaten Solok, Muhamad Jhoni mengatakan, kegiatan BOP PAUD ini merupakan kegiatan dari Kemendikbud sumber dananya melalui mekanisme APBN. Dirinya menghimbau kepada seluruh Lembaga PAUD penerima bantuan dana hibah ini, paling lambat pada tanggal 10 Januari tahun 2017 sudah membuat laporan pertanggung jawaban dan telah disampaikan kepada Bupati Solok melalui SKPD teknis setempat.

         Bupati Solok Gusmal mengingatkan seluruh Lembaga PAUD penerima bantuan dana hibah agar mempergunakanya dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan penggunaan anggaranya bisa dipertanggungjawabkan. “Dunia Pendidikan, dimulai dengan anak usia dini, dalam upaya membangun karakter yang baik kedepannya dan kita memberi apresiasi yang tinggi kepada ibu-ibu pengelola PAUD yang telah dengan sunguh-sunguh dan perhatian yang besar mencurahkan waktunya untuk pendidikan anak usia dini di Kabupaten Solok,” jelas H. Gusmal (wandy)

Monday, 12 December 2016

Nabi Muhammad Adalah Contoh Sebaik-Baik Manusia

























Nabi Muhammad Adalah Contoh Sebaik-Baik Manusia

SOLOK, SNC-
            Nabi Muhammad SAW, adalah contoh sebaik-baik manusia yang ada di muka bumi dan diutus oleh Allah untuk memperbaiki akhlak manusia. Beliau juga ditunjuk oleh Allah SWT, untuk menjadi tauladan bagi seluruh umat dimuka bumi dan bersama beliau juga diturunkan wahyu Allah Al Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
            “Jadi tidak ada lagi yang harus kita ragu dan sangsikan pada diri beliau. Kalau ada permasalahan di nagari atau masyarakat yang kurang pas dengan logika kta, sebaiknya kembalikan saja berpedoman kepada Al Qur’an atau hadis Nabi Muhammad,” jelas Bupati Solok, H. Gusmal, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad, SAW, 12 Rabi’ul awal,  bertempat di masjid raya Koto Gadang Guguk, kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin (12/12). Hadir bersama Bupati Solok pada peringatan Maulid Nabi Muhammad, SAW, antara lain Plt. Sekda Kab.Solok, Edisar Dt Manti Basa, Plt. Asisten I dan II, para Kepala SKPD, Pengurus Masjid Raya Koto Gadang, Dusral, Para Camat se Kabupaten Solok dan umat muslim dari tiga nagari di Guguk.
           Pada peringatan hari Maulid Nabi Muhammad tesrebut, Bupati juga mengajak sama-sama untuk introspeksi diri demi perbaikan akhlak kedepannya. Dijelaskan H. Gusmal, peringatan lahirnya Nabi Muhammad SAW, tidak hanya di Solok, tetapi umat Islam di berbagai negara merayakan Maulid Nabi setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. “Sekali lagi saya mengajak, marilah kita contoh sifat Nabi yang mengilslamkan orang-orang kafir dan kita juga bisa untuk melakukan kebaikan secara nyata untuk Nagari kita dan kita jadikan  Al Qur’an sebagai pedoman hidupkita sehari-hari,” ajak Bupati Gusmal.
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mensukseskan program pemerintah Kabupaten Solok saat ini adalah subuh berjamaah dan Magrib Mengaji. “Himbauan saya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok pada tanggal 25 Desember 2016 kita akan Loncing kegiatan atau program Subuh berjamaah dan magrib mengaji, supaya masyarakat Kabupaten Solok menjadi masyarakat yang madani,” jelas H. Gusmal.
            Sebelumnya pengurus masjid Raya Koto Gadang Guguk, Dusral dalam laporannya menyampaikan bahwa salah satu upaya masyarakat di tiga nagari Guguk untuk mensukseskan program pemerintah Kabupaten Solok dengan maghrib mengaji dan subuh berjamaah adalah dengan melakukan yasinan yang dilakukan tiap minggunya pada malam kamis di masjid-masjid. “Untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad, SAW kali ini, kami tiga nagari juga sudah sepakat untuk memperingatinya di masjid Raya Koto Gadang Guguk ini,” jelas Dusral. Dusral yang juga ketua umum Masyarakat Guguk Tiga Nagari juga menyebutkan bahwa masalah pemenahan Masjid telah kami lakukan dan pada saat ini apa yang telah kita lihat semua itu berkat kerja sama kita, dan juga kepada penerus mari kita sama-sama untuk membangun Nagari yang kita cintai ini kedepannya menjadi lebih baik soal agama.

         Sementara bertindak sebagai Penceramah adalah Ustad Afrizal yang memaparkan sejarah dan perjalanan serta kehidupan Nabi dan kelahiran Nabi Muhammad SAW (wandy)

Thursday, 8 December 2016

Sekdakkab Solok Terima Mahasiswa KKDM Dari IAIN Imam Bonjol Padang






















Bupati Solok yang diwakili Plt Sekdakakab Solok, Edisar, memberi arahan kepada para mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah Mahasiswa (KKDM), IAIN iB yang akan melakukan KKDM di Kabupaten Solok, bertempat di Aula Kantor BPM, Komplek Kantor Bupati Solok, Kamis (8/12

Sekdakab Terima Mahasiswa KKN Dari IAIN Imam Bonjol Padang
SOLOK, KRM-
            Bupati Solok yang diwakili oleh Plt. Sekdakab Solok, Edisar Dt Manti Basa, SH, M. Hum, menerima mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Imam Bonjol Padang, yang akan melakukan Kuliah Kerja Dakwah Mahasiswa (KKDM), bertempat di Aula Kantor BPM, Komplek Kantor Bupati Solok, Kamis (8/12). Selain Sekda, tampak hadir pada acara tersebut, Rektor IAIN Iman Bonjol Padang yang diwakili oleh Usman, MA, Plt. Kepala BPM Yang Mewakili, Ujang Latif, Camat Lembah Gumanti, Feris Novel, para dosen Pemimbing dan Mahasiswa IAIN Iman Bonjol Padang.
         Rektor IAIN Iman Bonjol Padang / Yg Mewakili,  Usman, MA, dalam laporannya menyampaikan ucapan terimakasih Kepada pemerintah Kabupaten Solok yang telah bersedia menerima dan memfalitasi mahasiswa IAIN Iman Bonjol Padang selam 4 hari kedepanya dari tanggal 8 s/d 11 Desember 2016 bertempat di Nagari Sungai Nanam, kecamatan Lembah Gumanti. Jumlah Mahasiswa IAIN Iman Bonjol Padang yang akan melakukan KKDM sebanyak 182 Orang. “Kegiatan ini bertujuan untuk membagi ilmu dakwah dan sekaligus mempertajam informasi di bidang dakwah  dan komunikasi bagi masyarakat nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti dan KKDM ini beda dengan KKN karena kalau KKN 40 Hari dan kalau KKDM hanya 4 hari dan KKDM ini wajib di ikuti oleh Mahasiswa IAIN Iman Bonjol bagi siswa semester 6,” jelas Usman.
           Sekda Kabupaten Solok, Edisar SH,M.Hum dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Solok kepada dosen dan mahasiswa serta memberi apresiasri yang tinggi terhadap kegiatan Kuliah Kerja Dakwah Mahasiswa (KKDM) IAIN Iman Bonjol Padang.  “Semoga ilmu yang diberikan selama adik-adik melakukan KKDM ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak dan terutama di bidang dakwah dan informasi dan komunikasi yang memang sangat di butuhkan bagi masyarakat,” jelas Edisar.  Kepada para Mahasiswa nantinya juga dapat menggali potensi apa sumber daya yang terdapat di wilayah Sungai Nanam hingga ada umpan balik dari kegiatan ini dan semoga ini juga dapat menjadi ladang amal bagi mahasiswa. “Saya ucapkan selamat mengabdi ke masyarakat dan berilah masyarakat  pemahaman serta ilmu yang bermanfaat sesuai yang adik-adik pelajari di bangku kuliah,” tutur Edisar (wandy)


Sunday, 4 December 2016

Pendidikan Berkarakter Harus Berdasarkan ABS-SBK

 
Pendidikan Berkarakter Harus Dipadukan Dengan  Pendidikan Agama


SOLOK, KRM-
           Bupati Solok, Drs Gusmal Dt Rajo Lelo mengtakan, dunia pendidikan berkarakter yang diterapkan di Kabupaten Solok, harus dipadukan dengan konsep pendidikan karakter nasional serta adat sitiadat dan berpedoman kepada ajaran Agama Islam.
“Kita sangat prihatin dengan kondisi pendidikan anak-anak kemenakan kita akhir-akhir ini. Selain sudah banyak moral yang sudah bobrok, terjadinya kenakalan remaja karena di sekolah-sekolah tidak lagi diajarkan pendidikan moral pancasila yang lebih mendetail seperti zaman dulu. Selain itu, pendidikan agama juga tidak lagi menjadi acuan dasar, sehingga bekal untuk anak-anak dalam menjalani kehidupan semakin tipis dan mereka rapuh terhadap godaan,” tutur Gusmal Dt Rajo Lelo, kemaren
          Gagasan Gusmal yang mengaitkan konsep Dinas Pendidikan  dengan filosofi Adat Basandi Syara’, Syarak Basandi Kitabullah  atau ABS-SBK, mungkin akan lebih tepat diterapkan. Filosofi ABS-SBK jika diimplementasikan dalam praktik kehidupan sehari-hari bisa terwujud, karakter generasi yang berperangai sopan dan rancak.
           Berkaitan  dengan itu, saat ini diupayakan pula penguatan-penguatan peran Tungku Tigo Sajarangan (TTS), sehingga pendidikan karakter berbasis ABS-SBK akan komplementer dengan semakin melembaganya peran TTS di Minangkabau.
Selama ini acara Musyawarah-musyawarah TTS (MTTS) di samping membicarakan isu-isu aktual di nagari juga perlu membahas kondisi-kondisi terkini berkenaan dengan kurenah anak kemenakan, sekaligus upaya-upaya nyata dalam rangka menggiring generasi muda Minangkabau untuk berperilaku sesuai ABS-SBK.
             Harapan Gusmal yang menegaskan peran agama dan adat sebagai basis pendidikan karakter perlu ditindaklanjuti. Jika saat ini sudah selesai disusun modul pendidikan karakter oleh Dinas Pendidikan Sumbar, bahkan diujicobakan mulai 2012, belum terlambat seandainya perlu ditalaah, sehingga ABS-SBK tidak hanya sebagai maskot belaka, tetapi memperoleh wadah untuk penerapannya di seluruh Sumatera Barat. “Kita berharap agar konsep pendidikan yang diterapkan di sekolah-sekolah, harus mengedepanan ABS-SBK atau Agama, sehingga benar-benar bisa melahirkan anak didik yang mempunyai karakter,” harap Gusmal. Untuk mencapai pendidikan berkarakter yang berpedoman kepada ABS-SBK, setidaknya dibutuhkan kerjasama semua elemen, baik dari orang tua, guru, mamak dan juga kaum cadiak pandai.
              Ketua DPRD Kabupaten Solok, Hardinalis Kobal, SE, MM, mengharapkan bahwa keinginan pemerintah Kabupaten Solok untuk menerapkan pendidikan berkarakter, haruslah dimulai sejak usia dini atau sekolah PAUD. Tetapi pendidikan berkarakter yang diterapkan sama anak didik, harus dimulai dari rumah, lingkungan dan juga tempat anak-anak menimpa ilmu agama. “Membentuk akhlak anak memang gampang-gampang susah, tergantung kepada kemauan kita. Tetapi kalau kita tidak berupaya merubahnya, akan jadi apa generasi kita mendatang. Kalau jadi pemimpin mentalnya juga akan bobrok. Jadi kalau mau pendidikan yang berkarakter, harus dimulai dari usia PAUD” tutur Hardinalis Kobal (wandy)

Saturday, 3 December 2016

Membangun Masjid Lebih Gampang Dari Pada Membangun Manusia Menjadi Manusia

Di Kabupaten Solok Pengurus Masjid Diberi Pelatihan Manajemen dan SDM

SOLOK, KRM-
            Para pengurus masjid yang ada di Kabupaten Solok, diberi pelatihan untuk lebih meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Pelatihan dilaksanakan di Hotel Mami dan dibuka oleh Bupati Solok, H. Gusmal, Sabtu (3/12). Tampak hadir pada acara tersebut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok,  H. Kardinal, Kabag kesra, H. Suharmen, Kabag Perekonomian, Hermantias dan undangan lainnya.
            Menurut Ketua pelaksana acara, H. Suharmen Thaib, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk emberikan pemahaman dan peningkatan SDM terhadap pengelolaan manajemen masjid yang ada di Kabupaten Solok. Selain itu, juga bertujuan dalam rangka persiapan  menyukseskan program subuh berjamaah dan magrib Al Qur’an  yang akan di lanlunching pada awal tahun 2017 mendatang. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan tersebut sebanyak 60 orang yang merupakan pengurus masjid di masing-masing  nagari di Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo itu. “Kita berharap, meski belum seluruh pengurus masjid yang bisa kita undang, namun kita berharap dengan adanya pelatihan tahap awal ini, maka kedepannya pengurus masjid yang lain akan kita latih juga tentang pemahaman tugas serta tanggungjawab,” jelas H. Suharmen Thaib.  Bertindak sebagai narasumber pada pelatihan peningkatan SDM pengurus masjid itu adalah Kepala kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Kardinal,  MUI Sumbar dan MUI Kabupaten Solok. Sementara hasil yang kita harapkan dari kegiatan ini nantiknya para peserta dapat mengelola manajemen masjid ini dengan sebaik-baiknya.
Acara ini akan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 3-4 Desember 2016
         Bupati Solok, H. Gusmal dalam arahannya menyampaikan bahwa pekerjaan pengurus mesjid punya tanggung jawab yang besar tidak hanya kepada masyarakat tetapi kepada Allah.  “Pengurus masjid ini hendaknya juga memiliki wawasan yang lebih sehingga dapat membimbing masyarakat apabila ada yang ingin didiskusikan, baik amsalah dunia atau akhereta,” terang H. Gusmal.  Dijelaskan Bupati, pengurus mesjid ini adalah orang-orang pilihan yang di percaya oleh masyarakat untuk mengurus mesjid jadi jaga lah kepercayaan tersebut. Ditambahkan H. Gusmal, pengurus masjid ini sebaiknya juga memiliki sistem administrasi yang terstruktur, jadwal kerja dan juga sistem keanggotaan yang baku sesuai masa berlakunya agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik. “Kedepannya kepengurusan organisasi sudah memiliki sistem yang baku yang diatur khusus dalam sebuah peraturan sehingga kepengurusan masjid di Kabupaten Solok ini dapat sama agar tidak bisa seragam,” jelas H. Gusmal.
         Disamping membangun masjid pengurus harus juga mensiarkan agama kita di tengah-tengah masyarakat serta perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam mensiarkan agama. Pada tahun 2017 nantik kita akan melaunching program magrib alquran dan subuh berjemaah yang bertujuan agar dapat memfungsikan dan meramaikan mesjid kita ini. “Membangun masjid tidak susah, yang susah itu membangun manusia menjadi manusia,” jelas H. Gusmal (wandy)

Thursday, 1 December 2016

Bupati Ajak Masyarakat Solok Sukses Tanpa Penulangan HIV/AIDS























Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM dan Kadis Kesehatan, dr Sri Efianti, berfhoto bersama dengan para peserta peringatan Hari HIV Sedunia yang berlangsung di Sport Hall GOR Batu Batupang, Kotobaru, Kecamatan Kubung, Kamis (1/12).


Bupati Ajak Masyarakat Solok Sukses Tanpa Penulangan HIV/AIDS
SOLOK, KRM-
            Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, mengajak masyarakat Kabupaten Solok untuk tidak terlibat pergaulan bebas dan narkoba agartidak tertular penyakit HIV/AIDS yang sangat berbahaya.
            Ajakan tersebut disampaikan oleh Bupati Solok, H. Gusmal dt Rajo Lelo, SE, MM, pada saat memperingati hari HIV/AIDS sedunia, bertempat di Sport Hall GOR Batu Batupang, Kotobaru, Kecamatan Kubung, Kamis (1/12). Acara yang dihadiri oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Solok, dr.  Sri Efianti, Wakappolres Arosuka, Kompol Cipto Hardjono
Kasat Pol PP, Raflis, Kabag Kesra, Suharmen Thaib para Kepala Sekolah, siswa siswi peserta dan undangan lainnya.
            Ketua panitia pelaksna acara, dr.  Sri Efianti dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta sebanyak 2000 orang yang terdiri dari ketua komisi A DPRD, Kapolres, Kejaksaan, Dandim, Kepala SKPD , Kemenag,Ketua MUI, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan, Serta Siswa SLTP Dan SLTA Se Kab Solok Yang Di Prakarsai Oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Solok.Tujuan dari acara ini adalah terciptanya sinergitas dari seluruh stakeholder di Kab Solok dalam menghadapi kasus HIV/ AIDS serta LGBT, agar tersosialisasikannya penyebab, faktor, resiko dan pencegahan penyakit HIV/ AIDS tersebut,” jelas Sri Efianti. Acara tersebut juga bertujuan untuk  meningkatkan penemuan kasus baru dan pendampingan terhadap penderita guna mencegah penularan penyakit. Sementara tema pada acara kali ini adalah Mari Merubah Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV.
“Hari ini akan dilaksanakan pengukuhan konselor PKVHI oleh Bapak Bupati Solok, setiap puskesmas di Kabupaten Solok sudah ada konselor HIV/AIDS yang terlatih, para konselor ini akan mendampingi pasien seumur hidup,” terangnya. Sri Efianti juga menjelaskan bahwa ntuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan penyebar luasan informasi di tengah-tengah masyarakat umumnya serta di kalangan pendidikan khususnya maka perlu di bentuk KPAD (Komisi Penanggulangan AIDS Daerah) yang juga akan di lantik oleh Bupati Solok.
          Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM juga menyampaikan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Solok terhdap upaya pengendalian kasus HIV/AIDS dan LGBT diperlihatkan dengan pelaksanaan kampanye HIV/AIDS kali ini bertepatan dengan peringatan hari HIV/AIDS sedunia.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan menjadi jembatan penyampaian pesan kepada seluruh instansi pemerintah, sekolah-sekolah dan masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS dan LGBT. Awalnya LGBT adalah permasalahan sosial tetapi dalam perjalananannya pelaku LGBT mengalami permasalahan kesehatan yang serius. Masalah ini perlu kita atasi secara bersama-sama tidak hanya Dinas Kesehatan saja tetapi semua masyarakata kab solok guna mencegah perluasan kasus ini di tengah-tengah masyarakat kita,” terang H. Gusmal.
         Bupati juga sangat berharap acara kampanye ini padat dilaksanakan secara berkelanjutan tidak hanya untuk penyakit AIDS saja tetapi penyakit-penyakit yang lain. “Mari kita selamatkan anak-anak kita, keluarga dan seluruh masyarakat kab solok dari bahaya HIV/AIDS dan LGBT,” pungkas  Bupati Gusmal (wandy)



Pada Peringatan Hari AIDS Sedunia SMP 5 Guntal Bagi-Bagi Stiker Pencegahan HIV/AIDS











Para siswa-siswi SMP Negeri 5 Gunung Talang, Kabupaten Solok, berfhoto bersama guru mereka, Nining, saat pembagian stiker ajakan menjahui penyakit HIV/AIDS di depan kantor Bupati Solok, Kamis (1/12)

Pada Peringatan Hari AIDS Sedunia SMP 5 Guntal Bagi-Bagi Stiker Pencegahan HIV
SOLOK, KRM-
            Pada peringatan Hari AIDS sedunia yang ke -29, para siswa-siswi SMP Negeri 3 Gunung Talang Kabupaten Solok, melakukan kampanye sekaligus membagikan stiker bertuliskan bahaya penyakit HIV/AIDS serta pencegahannya.
            Para siswa-siswi SMP Negeri 5 Gunung Talang ini terbagi dalam dua kelompok dalam membagikan stiker. Kelompok pertama di depan gerbang utama pintu masuk kantor Bupati Solok dan kelompok kedua di depan Tugu Ayam Arosuka. Dalam pembagian stiker dengan ajakan agar menjahui penyebab AIDS ini, siswa-siswi didampingi oleh guru sekolah setempat, Nining. “Selain berkampanye, anak-anak ini sekaligus bisa memahami apa itu HIV/AIDS dan cara pencegahan serta menjahui penyebab HIV/AIDS ini,” terang Nining, Kamis (1/12).
            Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Gunung Talang, Metrizal Khatib Bagindo, menyebutkan bahwa dengan adanya kasus LGBT yang terjadi baru-baru ini di Kabupaten Solok yang melibtakan anak ABG, maka diharapkan seluruh orang tua dan majelis guru lebih ekstra ketat dalam pengawasan kepada anak-anak mereka. “Jangan kita sebagai orang tua terlalu percaya kepada anak-anak, dari rumah dibilang mau sekolah, tau-taunya mereka main di warnet, di jalan atau menonton film Porno, yang sangat besar pengaruhnya kepada perkembangan jiwa si anak,” jelas Metrizal.

        Sebagaimana diketahui, hari AIDS sedunia pertama kali dicetuskan pada bulan Agustus Tahun 1987 di New York oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss. Bunn dan Netter menyampaikan ide mereka kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Pogram AIDS Global (kini dikenal sebagai UNAIDS). Dr. Mann menyukai konsepnya, menyetujuinya, dan sepakat dengan rekomendasi bahwa peringatan pertama Hari AIDS Sedunia akan diselenggarakan pada 1 Desember 1988. Semenjak itu sampai sekarang, hari 1 Desember diperingati sebagai Hari HIV/AIDS sedunia (wandy)

Sunday, 27 November 2016

SMA 1 Gunung Talang Gelar Bazar Serta dan Pameran Cagar Budaya























Bupati Solok, H. Gusmal yang didampingi Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya sumbar, Nurmantias dan Kepsek SMA 1 Guntal, Marlis saat melihat dari dekat pameran dan bazar cagar budaya serta kuliner hasil karya siswa-siswi SMA 1 Gunung Talang


SMA 1 Gunung Talang Gelar Bazar Serta dan Pameran Cagar Budaya
SOLOK, KRM
            SMA Negeri 1 Gunung Talang, Kabupaten Solok, menggelar Science and Competition ke-3 atau Gesit 3 serta bazar dan pameran cagar budaya, bertempat di sekolah SMA 1 Gunung Talang, Sabtu (26/11).
Acara pameran dan bazar yang dibuka Bupati Solok, menurut Kepala Sekolah SMA 1 Gunung Talang, Marlis, merupakan yang ke tiga kalinya digelar di SMA  1 Gunung  Talang. Sementara fokus acara bazar adalah pameran buku dan bazar kuliner yang merupakan hasil kreasi dari siswa-siswi SMA 1 Gunung Talang. “Tujuan dari acara ini adalah dalam rangka melatih siswa kita untuk melatih kesiapan merekan dalam menghadapi UN yang akan datang dan pesertanya berasal dari SMA dan SMP se Sumatera Barat,” jelas Marlis.   Ditambahkan Marlis, Museum dapat dijadikan sumber pembelajaran bagi peserta didik, terutama di bidang sejarah
Museum juga merupakan aset sejarah budaya yang memiliki potensi untuk dijadikan media menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan generasi muda. “Pameren ini diharapkan bisa menjadi acuan bagi generasi muda karena mengemban dua pesan yakni perkenalan masalah cagar budaya dan sosialisasi cagar budaya kepada masyarakat, khususnya bagi yang hadir,” terang Marlis. Pacara kali ini kami juga bekerja sama dengan balai pelestarian cagar budaya Sumatera Barat dan juga dihadiri oleh Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya sumbar, Nurmantias. Dalam sambutannya, Nurmantias menyampaikan apresiasi kepada SMA 1 Gunung Talang yang sudah punya inovatif dan kreatif dalam ikut mempromosikan serta melestarikan cagar budaya yang ada di Kabupaten Solok.
            Bupati Solok, H. Gusmal dalam sambutannya juga memberi aplus dan apresiasi kepada Kepala Sekolah, majelis guru dan siswa serta komite SMA 1 Gunung Talang, di mana sudah ikut melestraikan cagar budaya yang ada di Kabupaten Solok. “Tujuan balai pelestarian cagar budaya masuk ke sekolah adalah dalam rangka memperkenalkan sejarah dan nilai budaya kepada para siswa dan masyarakat di kabupaten Solok. “Acara ini merupakan sebuah acara yang sangat baik sekali, menggabungkan acara lomba mata pelajaran dengan pameran cagar budaya. Selama ini belum pernah ada pameran cagar budaya di Kabupaten Solok, karena banyak sekali benda cagar budaya yang ada di daerah kita, tetapi belum semuanya yang terdata,” jelas H. Gusmal. Dengan banyaknya benda cagar budaya di Kabupaten solok, menurut H. Gusmal Kabupaten ini berpeluang untuk di jadikan sebuah objek wisata khususnya wisata sejarah seperti mesjid tuo yang saat ini sudah mulai ramai di kunjungi oleh wisatawan. “Pemerintah sanagat serius dalam menangani duni pendidikan di Kabupaten Solok, dengan dijadikannya pendidikan sebagai salah satu pilar pembanguna. Saya mendengar bahwa tamatan SMA 1 Gunung Talang ini 70% diterima di perguruan tinggi, saya berharap untuk tahun depan tamatan nya 100% di terima di perguruan tinggi,” punkas H. Gusmal (wandy)




Wednesday, 23 November 2016

Empat Pelajar SMP 3 Gunung Talang Kembali Torehkan Prestasi


























Siswa SMP Negeri 3 Gunung Talang Kabupaten Solok yang suskses meraih prestasi pada lomba kaligrafi yang diselenggarakan dalam rangka HUT Kota Solok dan Fakultas Seni Rupa UNP Padang, berfoto bersama guru pembimbing, Nurhayani dan Mutia Eva

Empat Pelajar SMP 3 Gunung Talang Kembali Raih Prestasi
SOLOK, KRM-
            Tiga orang pelajar SMP Negeri 3 Gunung Talang, Kabupaten Solok, berhasil meraih prestasi juara lomba melukis dan lomba foster tingkat SMP se Kabupaten Sdan kota Solok, yang digelar dalam rangka HUT  Kota Solok dan HUT Fakultas Seni Rupa UNP Padang Tahun 2015, bertempat di Gedung Kubung Tigo Baleh, kemaren.
            Keempat orang siswa tersebut masing-masing Nadiva Fadillah, berhasil meraih juara 2 lomba kaligrafi dan sebelumnya juara 1 pada lomba melukis Kaligrafi pelajar tingkat SLTP pada HUT Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Solok bulan Oktober lalu. Kemudian Zehan Andrean sukses meraih juara 1 lomba kaligrafi, Tiara Dwi Handayani meraih juara 2 lomba kaligrafi dan Abel juara harapan 1 lomba yang sama.
         “Alhamdulillah anak-anak bisa memperlihatkan prestasi terbaiknya pada ajang lomba kaligrafi dan foster ini,” jelas guru pembimbing, Nurhayani, SPd dan Mutia Eva, usai anak didiknya meraih prestasi di Gedung Kubung Tigo Baleh, kemaren. SMP 3 Gunung Talang Kabupaten Solok, sebelumnya pada tahun 2015 dan 2014 lalu, juga mewakili Kabupaten Solok pada ajang lomba foster dan melukis kaligrafi tingkat Sumbar. Bahkan dua pelajarnya tahun 2015 lalu, berhasil mewakili Sumbar pada ajang lomba yang sama di Jakarta dan Semarang

Kepsek SMP Negeri 3 Gunung Talang, Suardi, SPd yang juga Ketua Forum MKKS SMP Sumbar, menyebutkan bahwa untuk lomba kaligrafi sampai saat ini siswa SMP Negeri 3 Gunung Talang masih menjadi raja untuk tingkat SMP se Kabupaten Solok. “Prestasi ini diraih karena guru pembimbingnya juga rajin memotivasi anak-anak dan hal itu sangat menentukan keberhasilan si anak dalam berlomba,” pungkas Suardi (wandy)


HUT KORPRI ke-45 di Kabupaten Solok Gelar Berbagai Lomba























Ketua panitia pelaksana lomba lagu Minang, H. Deki, SH, didampingi oleh Wakil Ketua Panitia,  Widya Irles Aprinia serta Sekretars Darniyenti Elvita dan panitia lainnya berfhoto disela-sela lomba

HUT KORPRI ke-45 di Kabupaten Solok Gelar Berbagai Lomba
SOLOK, KRM-
            Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia  (KORPRI) ke-45 di Kabupaten Solok, dimeriahkan dengan berbagai lomba. Tema peringatan hari Korpri ke-45 kali ini adalah bahwa "Bersama KORPRI Meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara".  Tema tersebut sesuai dengan Surat Edaran Dewan Pengurus Nasional KORPRI dengan Nomor: SE-11/KU/X/2016 tertanggal 5 Oktober 2016 yang diterbitkan. Surat Edaran yang ditujukan kepada Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kementerian/LPNK, Provinsi, dan Kabupaten/Kota di Seluruh Indonesia
“Tujuan dari peringatan Hari Kopri kali ini selain untuk meningkatkan tali silaturrahmi sesama anggota Kopri, juga bisa dijadikan momentum untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara sebagai anggota Korpri di semua tingkat kepengurusan,” jelas Ketua Korpri Kabupaten Solok, Drs Suhardi Batu Bara, MM di Arosuka, Rabu (23/11). Sementara berbagai lomba dalam rangka peringatan hari Korpri yang digelar di Kabupaten Solok adalah Lomba tenis lapangan yang sudah dilangsungkan dari tanggal 15 November hingga 16 November dan diikuti oleh setiap instansi. Kemudian lomba tenis meja juga dari tanggal 15 hingga 16 November, lomba pacu karung, lomba Futsal yang diselenggarakan tanggal 21 hingga 26 Novemebr, lomba pacu karung yang akan digelar tanggal 25 November, gerak jalan santai juga akan digelar tanggal 28 Novemebr 2016 di depan kantor Bupati Solok, lomba nyanyi Minang yang digelar tanggal 23 hingga tanggal 24 Novemeber  2016 dan peringatan hari puncak Korpri tanggal 29 Novemebr 2016 di depan kantor Bupati Solok sekaligus penyerahan hadiah berbagai lomba.
Untuk lomba lagu Minang, yang dilangsungkan Rabu hingga Kamis hari ini di depan kantor Bupati Solok, juga diikuti seluruh SKPD dan instansi yang ada di Kabupaten Solok. “Alhamdulillah peserta  lomba kali ini sangat banyak dan besok akan diperpanjang lagi menjadi dua hari,” jelas Ketua Panitia Lomba Lagu Minang, H. Deki, SH yang didampingi oleh Wakil Ketua Panitia,  Widya Irles Aprinia serta Sekretars Darniyenti Elvita di Arosuka. Dijelaskan H. Deki, SH, dewan juri lomba lagu Minang berasal dari berbagai instasnsi seperti Kepala Bank Nagari Cabang Arosuka, Al dan Dari Dinas lainnya. Sementara band pengiring adalah dari Dinas Pariwisata Kabupaten Solok (wandy)




Sunday, 20 November 2016

Bupati H. Gusmal: Khatam Al Qur’an Bukan Berarti Berhenti Membaca Al Qur’an























Bupati Solok, H. Gusmal melepas secara resmi peserta pawai Khatam Al Qur’an di nagari Gaung, kecamatan Kubung, Minggu (20/11), bertempat di depan Musalla Nurul Huda nagari setempat

Khatam Al Qur’an Bukan Berarti Berhenti Membaca Al Qur’an
SOLOK, KP
            Sebanyak 63 Orang santri Musalla Nurul Huda, nagari Gaung, kecamatan Kubung, berhasil Khatam Al Qur’an. Acara wisuda dan pemberian ijazah kepada 63 orang santri ini, dihadiri Bupati Solok dan berlangsung Minggu siang (20/11) di Mushala Nurul Huda nagari setempat. Tampak hadir bersama Bupati Solok, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Solok, Yandra, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok yang diwakili oleh H, Suharmen, Camat Kubung, Ferry Hendria, Walinagari Gauang Rizal Idziko, para orang tua siswa, alim ulama, tokoh masyarakat nagari Gauang dan peserta khatam Al-Qur’an yang hadir.
            Ketua panitia pelaksana, Asril dalam laporannya menyampaikan bahwa Khatam Al Qur’an yang di laksanakan pada hari ini merupakan angkatan yang ke-3. Jumlah peserta khatam sebanyak 63 orang dan sudah menamatkan membaca Al Qur’an sampai tamat.
            Bupati Solok, H. Gusmal yang pada waktu itu juga sempat melepas pawai peserta Khatam Al Qur’an dan berharap agar dengan banyaknya anak-anak yang khatam Al Qur’an, maka diharapkan subuh berjamaah dan maghrib mengaji makin semarak di Kabupaten Solok. “Menamatkan membaca Al Qur’an, bukan berarti kita berhenti membaca Al Qur’an namun seharusnya makin rajin membacanya setiap hari, karena Al qur’an adalah pedoman hidup kita di dunia dan di akherat,” jelas H. Gusmal.
            Maghrib mengaji dan subuh berjamaah yang digiatkan Bupati dan Wakil Bupati Solok, tentu diawali dengan sebuah kegiatan rutinitas masyarakat untuk selalu menggiatkan baca tulis Al Qur’an pada generasi muda kita. Peran orang tua dan guru serta niniek mamak juga diminta untuk selalu mengingatkan anak-anak agar terbiasa membaca Al Qur’an. “Dengan Al Qur’an kita dapat menangkal hal hal negatif yang banyak terjadi pada zaman sekarang ini. Kepada orang tua untuk selalu memotivasi anak-anak kita untuk selalu dan terus belajar Al Qur’an . Hal ini sejalan juga dengan program magrib Al Qur’an dan subuh berjemaah yang di galakan di kabupaten Solok,” jelas H. Gusmal.

           Ditambahkan Bupati, membaca Al qur’an bagi kita umat Islam adalah wajib hukumnya, itu dimulai dari sejak usia dini. Wisuda bukan akhir dari sebuah pembelajaran, tetapi adalah langkah awal untuk mengkaji alquran lebih dalam lagi, tidak hanyak membaca tetapi juga memahami isi kandungan dari alquran itu . “Saya berharap surau-surau dan mushala yang ada di nagari agar dapat dihidupkan kembali, dan kita ramaikan secara bersama-sama. Ini seiring dengan program pemerintah yaitu magrib mengaji dan subuh berjamaah,” pungkas H. Gusmal (wandy)

Saturday, 19 November 2016

Jika Guru Berkualitas Maka Pendidikan Bermutu Akan Terwujud

 Pendidikan Bermutu Akan Terwujud Kalau Guru Juga Berkualitas
SOLOK, KRM
             Jangan harapkan hasil pendidikan akan lebih baik, jika tenaga pendidik tidak berwawasan dan berkualitas serta ketinggalan informasi dari siswa. Untuk itu, kepada para guru diharapkan untuk juga terus belajar, akan tidak kalah dengan para siswanya.
             Pernyataan itu disampiakn Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, saat membuka acara Sosialisasi Penguatan Pelaku Pendidikan Keluraga Angkatan ke-IV, bertempat di Ruang Pelangi, Kantor Bupati Solok, kemaren. Dijelaskan Bupati Gusmal, tujuan mendasar sosialisasi ini adalah meningkatkan kapasitas pelaku pendidikan keluarga dan mendorong satuan pendidikan/lembaga pendidikan untuk melakukan proses pendidikan yang mendukung penumbuhan nilai budi pekerti dan budaya prestasi peserta. Sementara periode emas pada anak perlu di berikan gizi yang baik dalam rangka mempersiapkan generasi yang cerdas. “Kita harus punya kompetensi yang tinggi dalam menghadapi perkembangan zaman. Persoalannya adalah, bagaimana kepala keluarga memahami apa artinya pendidikan. Oleh karena itu, kita melaksanakan sosialisasi ini dan nantiknya bapak dan ibuk yang hadir dapat pula mensosialisasikannya kembali di sekolah dan di tengah-tengah keluarga,” ajak H. Gusmal.
            Disebutkan Bupati, pendidikan adalah salah satu pilar kita di Kabupaten Solok, oleh karena itu kita harus fokus dalam menyikapi pendidikan ini. Sementara kepada kepsek dan jajaran agar benar-benar fokus dalam meningkatkan pendidikan di Kabupaten Solok dan terus menambah wawasan dengan membaca.
Ketua panitia pelaksana, Zainal Jusmar sebelum menyebutkan bahwa tujuan acara ini adalah mensosialisasikan program pendidikan kepada kepala satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, dan Satuan Pendidikan Non Formal. Selain itu juga dengan tujuan memberikan pemahaman tentang program penguatan pelaku pendidikan yaitu sosialisasi pendidikan keluarga pada satuan pendidikan serta memberikan penjelasan teknis penguatan pelaku pendidikan (wandy)


Wednesday, 16 November 2016

Pelajar Kota Solok Akan Dites Urine Tanpa Terkecuali

Pelajar Kota Solok Akan Dites Urine Tanpa Terkecuali
Pemberantasan Narkoba Butuh Dukungan Orang Tua
SOLOK, KRM
 Wawako mengatakan bahwa pemko akan melakukan tes narkoba pada seluruh pelajar tanpa pengecualian. “Mohon dukungan kita bersama selaku orang tua, jika ada indikasi anak kita terjerat narkoba, silakan datang ke Pemerintah Kota. Nanti kita bina, agar dapat kembali ke jalan yang benar”, jelas Wawako, di Balai Kota Solok, Rabu (16/11), sembari menekankan bahwa bukan ditangkap, tapi dilakukan pembinaan secara bersama dengan orang tua.
         “Selamatkan anak dan kemenakan kita dari Narkoba”, kata Wakil Walikota Solok Reinier, lebih lanjut Wawako menghimbau kepada masyarakat pada umumnya agar lebih tekun lagi terhadap pendalaman ilmu agama. “Bersama satu atau dua orang guru atau tokoh, yang khusus untuk pendalaman agama, mari kita menimba ilmu untuk penerapan keseharian yang lebih baik”, ajak Wawako. Salah satunya, dengan melakukan tindakan preventif agar pengguna barang haram itu bisa berkurang. Dan takkalah pentingnya, kata Reinier, pemberantasan narkoba diperioritaskan bagi pelajar ditingkat SMP dan SMA. Dengan melibatkan Organisasi Siswa (Osis) disekolah. Dikatakan Reineier,khusus bagi para pelajar akan diberlakukan tes urine untuk mengetahui keterlibatannya dengan narkoba, bagi pelajar positif pengguna narkoba akan diberikan pembinaan khusus atau karantina.,”Jika ditemukan pelajar yang positif narkoba, maka akan dilakukan tindakan sesuai dengan tingkat kecanduanya, jika tinggi maka dapat direhab,”kata Reinier yang juga ketua BNK Kota Solok.
            “Karena sama-sama kita ketaui bahaya mengkosumsi narkoba, diantaranya dapat merusak sistem pernapasan, merusak sistem peredaran darah, menyebabkan gangguan sistem saraf pusat,  menyebabkan disfungsi hati, merusak sistem imun dalam tubuh, gangguan pada kulit, gangguan sistem reproduksi, perubahan fungsi otak,  merusak mental, serta rasa paranoid,” paparnya. Lebih jauh Reinier mengatakan,  narkoba merupakan salah satu mesin pembunuh terbesar didunia, ironisnya banyak manusia mati sia-sia karena narkoba,  maka dari pada itu, kata Reinier, sebagai masyarakat taat aturan dan mengenali bahaya narkoba, setidaknya  bisa mencegah warga yang berpotensi masuk ke jurang mematikan itu. Reinier menegaskan perang terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Ia pun mengajak masyarakat berperan aktif dalam mewaspadai peredaraan serta penyalahgunaan narkoba. Caranya, harus dimulai dari lingkungan sendiri.
            Pemko Solok tak akan menyerah dalam melawan aksi kejahatan dalam penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Julukan Kota Solok sebagai daerah strategis dari empat penjuru di Sumatera Barat  sebagai pintu masuk narkoba dari luar daerah, sebuah preseden buruk dan harus disikapi dengan tegas secara bersama-sama. Bukan hanya aparat penegak hukum, namun pemerintah dan masyarakat harus saling bahu-membahu dalam memberantas barang haram itu. “Kejahatan narkoba ini semakin canggih saja. Meski razia super ketat ada juga yang berhasil lolos dari pantauan aparat. Meski demikian kita di Kota Solok tak akan menyerah. Kita menyatakan perang terhadap narkoba,”  kata Reinier.(Van)

Saturday, 12 November 2016

Pelajar Harus Hindari Narkoba

Pelajar Harus Hindari Narkoba
SOLOK, KRM

         Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin menyampaikan bahwa pelajar jangan sampai terjerumus dalam pemakaian obat-obat terlarang seperti narkoba, sebab hal itu akan merusak masa depan pelajar itu sendiri. "Kita menghimbau agar seluruh pelajar tidak terjerumus dalam pemakaian narkoba jenis apapun dan itu juga perlu pengawasan orang tua dan majelis guru," jelas Yulfadri Nurdin, Minggu (13/11)
       Ditambahkan Yulfadri Nurdin, Kabupaten Solok akan berusaha membangun dunia pendidikan terutama yang bernafaskan Islam yakni Maghrib mengaji dan Subuh berjamaah. “Para pelajar dan pemuda adalah generasi bangsa yang akan melanjutkan membangun daerah kita ini,  oleh karena itu pelajar harus fokus dalam menuntut ilmu sejak dini. Jangan kecewakan orang tua kita semua,  karena mereka telah bersusah-payah membesarkan kita dan taatlah pada agama dan guru serta orang tua,” tutur Yulfadri Nurdin.
           Wabub Solok itu juga menghimbau agar pelajar juga menghindari hal-hal negatif yang akan dapat merusak diri kita seperti menonton film porno dan lainnya. “Pelajar juga harus disiplin dan giat belajar dan tak lupa untuk beribadah karena itu merupakan hal yang penting  untuk keselamatan di dunia dan akherat kelak” punkas Yulfadri Nurdin (wandy)



Friday, 11 November 2016

Ketua DPRD Kabupaten Solok Dukung Kegiatan Pemkab Yang Bersifat Positif

Ketua DPRD Kabupaten Solok Dukung Kegiatan Pemkab Yang Bersifat Positif

SOLOK, KRM- Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, menyebutkan bahwa DPRD Kabupaten Solok akan mendukung segala kegiatan yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok, terutama yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat banyak. "Kita bersama kawan-kawan di legislatif pasti akan mendukung program Bupati dan Wakil Bupati, asal itu untuk kesejahteraan masyarakat dan keselamatan umat," tutur Hardinalis, Ketua DPRD Kabupaten Bumi Penghasil Bareh Tanamo itu, kemaren. Ditambahkan Hardinalis, salah satu Program yang jelas akan didukung DPRD adalah Program Subuh Berjama'ah dan Maghrib Mengaji, yang saat ini sudah mulai dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Solok. "Program Maghrib Mengaji yang diluncurkan Kepala Daerah, itu sangat bagus karena selama ini banyak dari anak-anak dan generasi muda kita sebagai orang Minang yang hidup dalam tatanam Adat Basandi Syara' dan Syara' Basandi Kitabullah sudah mulai memudar," terang Hardinalis.
Sementara pengamat dunia pendidikan Kabupaten Solok, Sukiman Agus, mendukung apa yang disampaikan oleh Ketua Legislatif DPRD Solok itu. "Kita sebagai masyarakat Solok, tentu bangga dengan apa yang sudah disampaikan oleh Bapak Ketua DPRD yang mendukung program Maghrib Mengaji dan Subuh Berjamah untuk keselamatan umat Islam," jelas Sukiman Agus (wandy)

Thursday, 10 November 2016

Jerman Tukar Pelajar Dengan Kabupaten Solok

Jerman Tukar Pelajar Dengan Kabupaten Solok

SOLOK, KRM- Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH menyambut kedatangan para pelajar dari negara Jerman yang akan melakukan pertukaran pelajar dengan Kabupaten Solok, Sumatera Barat mulai tanggal 13 September hingga tanggal 28 Oktober 2016 mendatang. Pertukaran pelajar Sumbar-Jerman ini disponsori oleh Yayasan Yaris School. Penyambutan dilakukan di Gues House, Arosuka, belum lama ini.

Kedatangan pelajar dari Jerman tersebut juga disambut, Ketua GOW Kabupaten Solok,  Dahliar Yulfadri Nurdin, Ketua Yayasan Yaris School Provinsi Sumatera Barat Dr.Yusticia Katar, Pemimbing dari jerman, Bernd Khittel dan Annette Kailus, Kadis Pendidikan, Zulfatdli dan juga para Kepala SKPD di Kabupaten Solok serta pelajar dari negara asal Nazi Jeman.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin menyampaikan selamat datang di Kabupaten Solok kepada rombongan pelajar dari Jerman dan muda-mudahan apa yang dipelajari di Sumatera Barat dan Kabupaten Solok ini menjadi contoh bagaimana kehidupan ekonomi, pendidikan dan wisata di bumi bareh Solok. “Mari kita berikan kesan yang terbaik untuk pelajar Jerman ini, supaya tamu atau pelajar dari Jerman ini berkesan bisa hadir di daerah Kabupaten Solok dan perlihatkanlah sikap keramah-tamahan kita sebagai orang Minang,” harap Yulfadri Nurdin.

Dijelaskan Wabub Solok, Pendidikan sangat perlu kita tingkatkan dalam melakukan kemajuan anak didik kita, supaya nantinya apa yang di pelajari disekolah dapat juga di lakukan atau secara langsung dilihat di lingkungan. “Di Sumatera Barat banyak sekali destinasi wisata, budaya dan juga kehidupan perekonomian yang bisa diberikan contoh kepada pelajar Jerman,” sambung Yulfadri Nurdin.

Sementara Ketua Yayasan Yaris School Pro.Sumatera Barat, Dr.Yusticia Katar menyampaikan bahwa Pelajar Jerman sudah 3 (tiga) kali ke daerah Kabupaten Solok ini yakni pada tahun 2014, 2015, 2016. “Tujuan pertukaran pelajar Jerman ke Kabupaten Solok, Sumatera Barat Umumnya ini adalah mempelajari kehidupan bagai mana bisa maju dari segi pendidikan, kesehatan, budaya dan ekonomi, Sumatera Barat banyak sekali dengan dengan budaya dan juga wisatawan yang harus kita kenalkan ke negara asing, supaya Sumatera Barat bisa maju dan dikenal dari segi budaya, wisata dan ekonomi,” jelas Yusticia Katar.

Pertukaran pelajar ini dimkasud juga dengan pelajar kita dari Sumatera Barat apapila ke Jerman akan di tampung juga oleh anak pelajar jerman dirumah mereka masing-masing. “Dan untuk kedepanya marilah kita majukan pendidikan anak-anak kita supaya nanti bisa mengenal lebih luas tentang wawasan yang dibelajarinya,” pungkas Yusticia Katar (wandy)

Wednesday, 9 November 2016

Kabupaten dan Kota Solok Harus Tetap Akur

Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM,dan Walikota, Zul Elfian, tampak bercerita serius dalam suasana penuh persahabatan. Hal ini tentu akan menjadi contoh bagi masyarakat di kedua daerah

Kabupaten dan Kota Solok Harus Akur
SOLOK, KP- Sekretaris LKAAM Sumatera Barat yang juga Ketua LKAAM Kabupaten Solok, H Syafril Dt Siri Marajo SH sangat berharap, agar Walikota Solok dan Bupati Kabupaten Solok, bisa menjadi tauladan bagi masyarakatnya dan tidak mengedepankan ego, seperti mantan walikota Irzal Ilyas dan Syamsu Rahim, yang tidak pernah akur.
         “Kami sangat senang melihat Bapak Buya Zul Elfian tampak akur dengan Bapak Bupati Solok, H. Gusmal saat pertemuan dengan masyarakat di Sukarami kemaren,” tutur tokoh masyarakat dn juga Ketua LKAAM Kabupaten Solok, H. Syafri Dt Siri Marajo, SH dan juga terus berharap agar kedua Kepala Daerah yang bertetangga itu tetap akur. Ditambahkan Syafri Dt Siri Marajo, masyarakat Kabupaten dan kota Solok tidak bisa dipisahkan satu sama lain. “Untuk itu, kalau pemimpin mereka kompak dan bisa memberi contoh, masyarakat akan senang. Selain itu, jadilah keduanya terus menjadi tauladan bagi seluruh masyarakat di kedua daerah,” sambung Syafri Dt Siri Marajo, yang disebut-sebut akan menjadi calon kuat Ketua PMI dan Dirut PDAM Kabupaten Solok ini.
         Selain H. Syafri Dt Siri Marajo, SH, tokoh masyarakat kota Solok lainnya, Sani Mariko, juga berharap hal yang sama. “Mudah-mudahan keduanya bisa menjadi imam bagi masyarakat Kabupaten dan kota Solok,” sambung Sani Mariko, yang juga seorang pengacara tersebut (wandy)

Label

Apakah Anda Puas Setelah Membaca Berita Di Kabar Ranah Minang