Showing posts with label Ragam. Show all posts
Showing posts with label Ragam. Show all posts

Thursday, 16 February 2017

Pemkab Solok MoU Dengan BPJS Kesehatan

 Bupati Solok, H. Gusmal memberi arahannya pada acara program jaminan kesehatan nasional bagi penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Solok ke BPJS bertempat di Ruang Danau Diatas, kantor Bupati Solok, Selasa (14/2)


Pemkab Solok MoU Dengan BPJS Kesehatan
SOLOK, JN
            Pemerintah Kabupaten Solok, menggelar kerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan Kabupaten Solok, terkait program jaminan kesehatan nasional bagi penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Solok ke BPJS.
            Perjanjian kerjasama yang diikuti MoU tersebut, dilangsungkan di Ruang Danau Diatas, Kantor Bupati Solok, Selasa 14 Fabruari 2017. Tampak hadir pada acara tersebut Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, Sekda Kabupaten Solok, Edisar, SH, M. Hum, Asisten Koordinasi Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat , H. Suharmen, Kepala BPJS Cabang Solok, Drs. Ardiansyah, MM dan para Kepala OPD Lingkup Pemerintahan Kabupaten.
          Kepala Cabang BPJS Kabupaten Solok, Ardiansyah dalam sambutannya berharap dengan adanya kerjasama ini kedepannya akan lebih baik dalam melayani rakyat. Untuk itu pihaknya berharap agar bapak-bapak dari Askes dan Dinas Kesehatan bisa memberi masukan kepada BPJS agar yang kurang bisa dilengkapi kedepannya. “Kita tentu berharap agar pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik lagi kedepan, terutama dari sisi pelayanan kesehatan dan mohon kritik dan saran dari           
            Bupati Solok, H. Gusmal dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendataan masyarakat miskin kita sampai sekarang masih belum akurat, ini dilihat dari waktu pemberian beras sejahtera, masyarakat yang agak mampu menerima sedangkan masyarakat miskin tidak menerimanya. “Kita di kabupaten Solok keterbatasan anggaran, saya ingn semua masyarakat miskin di Kabupaten Solok ini di jamin untuk program BPJS, ini akan kita lakukan secara berangsur-angsur. Kita juga berharap agar kedepannya setelah adanya perjajian ini, mensosialisasikan ke masyarakat dan saya yakin kedepan rapat-rapat di Pemda atau kecamatan kita minta BPJS ini ikut sehingga dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat,” jelas H. Gusmal.
            Namun Bupati juga coba mengajak masyarakat kita untuk ikut BPJS mandiri, kebanyakan masyarakat kita kalau sudah sakit baru mendaftar BPJS. “Saya mintak kepada Kepala BPJS untuk selalu mengevaluasi kerja setiap bulannya sehingga BPJS ini tidak ada lagi masalah. Mudah-mudahan kedepan program BPJS ini dapat berjalan dengan baik di Kabupaten Solok,” pungkas H. Gusmal (wandy)

Thursday, 2 February 2017

IKRAM Koto Gadang Guguk Gelar Acara Selawat Dulang


SOLOK, SN-
            Ikatan Remaja Masjid Raya Koto Gadang Guguk (IKRAM), kembali menggelar acara selawat dulang yang akan dilangsungkan malam ini, Jum’at (3/2), bertempat di Masjid Raya Koto Gadang Guguk, Kecamatan Gunung Talang, kabupaten Solok.
            Ketua panitia pelaksana acara, Ade Pratama menyebutkan bahwa IKRAM yang merupakan para pemuda dan pemudi masjid raya Koto Gadang Guguk, menggelar acara selawat dulang untuk melestarikan kesenian khas yang mensyiarkan agama Islam berupa selawat dulang yang sudah mulai dilupakan oleh remaja. “Kalau zaman dulu gak yang tua tidak yang muda suka pada acara selawat dulang ini. Tapi kini kalah saing dengan Mak Lepoh dan Band Niji. Jadi kami ingin para remaja mengenal kembali selawat dulang ini,” jelas Ade Pratama, yang diamini oleh Ketua IKRAM, Tito Malin Basa, Kamis sore (2/2).
            Baik Ade maupun Tito berharap agar nilai yang terkandung dalam isi selawat dulang, bisa direnungi oleh kaum remaja, akrena dalam paparan selawat dulang lebih banyak mengisahkan tentang kehidupan manusia dan hubungannya dengan Tuhan Sang Pencipta.

“Insyaallah acara kita akan dibuka oleh Bupati Solok dan Ketua Guguk Tigo Ngari Bapak H. Dusral serta Sekdakab Solok yang merupakan putra Guguk, Edisar,” jelas Tito (wandy)

Sunday, 8 January 2017

Pasca Banjir, Debet Air Danau Singkarak Mulai Menyusut


SOLOK, SN- Debet air Danau Singkarak yang sempat melebihi ambang batas atau melebihi daya tampung Danau terbesar kedua di Sumatera ini, sejak Minggu siang (8/1) tampak mulai menyusut.
            Sebelumnya sejak Kamis lalu hingga Sabtu kemaren, debet air Danau Singkarak naik hingga hampir dua meter dari kondisi normal. Meningkatnya volume air Danau Singkarak, karena hujan yang turun secara terus menerus di hulu Gunung Talang dan Lembang Jaya, sehingga sempat menyebabkan banjir di Nagari Salayo dan Koto Baru serta Kota Solok dalam Empat hari terakhir. “Salah satu penyebab air Danau Singkarak melebihi ambang normal adalah faktor hujan yang hampir tidak berhenti dalam satu bulan terakhir,” ujar tokoh masyarakat Singkarak, Zulkifli Muncak, Minggu. Akibab naiknya volume atau debet air Danau Singkarak, banyak nelayan yang tidak berani turun ke Danau dan juga aktivitas para pedagang di Dermaga Danau Singkarak tampak terhenti beberapa hari, karena cuaca buruk, seperti hujan dan angin kencang.

            Danau Singkarak, selain terletak di Kabupaten Solok, sebagian lagi masuk wilayah Kabupaten Tanah Datar seperti di Kecamatan Batipuh dan Rambatan. Sementara di Kabupaten Solok masuk wilayah kecamatan Kecamatan X-Koto Singkarak dan Junjuang Sirih. Danau Singkarak dengan luas keseluruhan yakni 6.549,69 Ha, dimana 6.420 Ha diantaranya masuk Kabupaten Kabupaten Tanah Datar dan 129,69 Ha berada di wilayah Kabupaten Solok. Menurut Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH, selama ini keberadaan Danau Singkarak sangat menguntungkan bagi masyarakat sekitar yakni untuk mata pencarian dan juga untuk irigasi. Ditambahkan Yulfadri Nurdin, keberadaan Danau Singkarak di kedua wilayah Kabupaten, baik Solok maupun Tanah Datar, juga sangat menguntungkan bagi masyarakat dan juga bagi masyarakat Propinsi Sumatra Barat . Debet air danau terkandung di dalamnya dapat digunakan sebagai sumber air minum , perikanan danau atau darat, pengairan untuk pertanian , tenaga listrik dan perkembangan Parawisata. “Kita berharap agar debet air kembali normal agar tidak menimbulkan kekwatiran bagi masyarakat sekitar dan curah hujan di hulu berkurang,” tutur Yulfadri Nurdin (wandy)

Thursday, 5 January 2017

Devi Pribadi Jabat Kabag Humas Pemkab Solok


SOLOK, SN- Kepala Bagian Humas Pemkab Solok, diserahterimakan (Sertijab) dari Drs. Syahrial, MM, kepada Devi Pribadi, bertempat di ruang Danau Dibawah, kantor Bupati Solok, Rabu sore (4/1).
            Syahriah selanjutnya menjabat sebagai Camat  X Koto Singkarak, sementara Devi Pribadi sebelumnya merupakan Sekretrais Pribadi Bupati Solok. Selain sertijab Kabag Humas, Bupati Solok yang diwakili Sekdakab Edisar, juga memimpin sertjab sertijab para Kepala Bagian (Kabag) di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Solok. Acara sertijab juga dihadri oleh seluruh Kepala Bagian di Sekretariat baik yang lama ataupun yang baru. Diantara Kepala Bagian yang disertijab adalah Kabag Umum dari Syaiuful kepada Soni Sondra, Kabag Organisasi dari Armaiti Malik masih tetap dan para Kabag lainnya.
          Bupati Solok yang diwakili Sekdakab, , Edisar dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergantian jabatan di lingkungan Sekdakab adalah hal biasa, selain untuk membangkikan gairah kerja, juga untuk menghilangkan kejenuhan di lingkungan yang sama. “Kepada pejabat yang serah terima jabatan pada hari ini,  marilah kita membangun Kabupaten Solok  ini dengan sebaik-baiknya, sesuai fungsi dan jabatan yang diamanahkan kepada kita,” jelas Edisar. Selain itu, Edisar juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pejabat lama, dan berharap di tempat yang baru bisa mengabdi dengan sebaik baiknya. “Mutasi merupakan suatu hal yang biasa ini adalah sebuah proses untuk melangkah kejenjang berikutnya, jawablah amanah dengan tanggungjawab dengan menjadi pelayan yang baik,” jelas Edisar. Kepada pejabat baru, Sekdakab mengucapkan selamat bertugas, semoga bisa mengemban tugas yang telah di berikan dengan penuh rasa tanggung jawab.
           “Pesan kepada kita semua, mari kita bangun lagi kebersamaan, jangan ada kelompok-kelompok, bagaimana kita semua menjadi teamwork dalam membangun sekretariat daerah ini khususnya,” jelas Edisar (wandy)


Tuesday, 3 January 2017

Sertijab di Lingkungan Pemkab Solok

SOLOK, SN-
            Serah terima jabatan (Sertijab) digelar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, digelar Jum’at (30/12), bertempat di ruang Danau Dibawah, kantor Bupati Solok. Acara Sertijab dihadiri oleh Bupati Solok, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Edisar Dt Manti Basa dan seluruh Kepala SKPD yang ada di Kabupaten Solok.
 Diantara pejabat yang menggelar sertijab antara lain Staf ahli Bidang Pemerintahan dan SDM dari Bpk. Drs. Suharmen,MM, kepada Ferisnofel, S.IP.M.Si. Kemudian Staf Ahli Bidang Hukum, Ham dan Politik dari Edisar,SH.M.Hum kepada Drs. Aliber Mulyadi. Selanjutnya Asisten Ekbangkesra, dari Hermantias. N, SH kepada Drs. Suharmen, MM dan Asisten Adminitrasi, dari Syaiful, ST.MT kepada Syafrizal SJ, SE.
            Bupati Solok yang diwakili Sekda Kabupaten Solok, Edisar Dt Manti Basa dalam sambutannya menyampaikan bahwa diharapkan dengan adanya penyegaran di tubuh Pemerintahan, maka gairah kerja pejabat yang dilantik bisa semakin bersemangat dan loyalitas kerja makin membaik. Diharapkan juga pejabat yang dilantik faham dengan program 4 pilar pembangunan Kabupaten Solok dan program yang telah disusun oleh Bupati Solok, seperti Program  magrib mengaji dan subuh berjamaah yang baru saja di louncing. “Marilah kita sama-sama mengajak seluruh unsur yang ada untuk melakukan program yang telah disusun, agar Kabupaten Solok menjadi Kabupaten yang terbaik dari yang baik,” jelas Edisar Manti Basa.
          Sementara kepada pejabat yang melakukan serah terima jabatan, Sekda mengajak untuk sama-sama membangun Kabupaten Solok yang kita cintai ini kedepannya menjadi Kabupaten yang bisa di contoh oleh yang lain. “Tidak ada yang akan merubah Kabupaten ini, kecuali kerja keras dan kemauan kita bersama,” jelas Edisar. Sekda juga menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan menghimbau agar bisa berkoordinasi dengan semua lini, baik pemerintahan maupun dengan masyarakat (wandy)


Tuesday, 27 December 2016

Kaleideskop Bupati Solok dan Wakil Bupati Solok 2016


Kaleideskop Bupati Gusmal 2016

Merajuk Tiga Pilar Menuju ke Empat Pilar

 SOLOK, SN-
         GUBERNUR Sumatera Barat, Irwan Prayitno atas nama Menteri Dalam Negeri RI, resmi melantik H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, sebagai Bupati Solok dan  Yulfadri Nurdin, SH, sebagai Wakil Bupati Solok, priode 2016-2021 bersama 12 pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Sumbar, pada Rabu 17 Februari 2016 silam, bertempat di Kantor Gubernur Sumbar, Jalan Jendral Sudirman, Padang.
             Satu hari kemudian, ribuan masyarakat Kabupaten Solok, baik simpatisan, SKPD, PNS, Swasta, BUMN, Unsur Muspida dan para pemuka masyarakat, mendatangi kantor Bupati Solok, untuk menyaksikan acara serah terima jabatan (sertijab), yang digelar di Ruang Pelangi Kantor Bupati Solok. Meski acara dimulai jam  10 pagi WIB, namun sejak jam 07 pagi kantor Bupati Solok sudah dipadati oleh pendukung dan simpatisan Bupati terpilih, H. Gusmal dan Wakil Bupati, Yulfadri Nurdin. Ratusan aparat kepolisian dari Polres Arosuka Kabupaten Solok, juga sudah tampak bersiaga sejak pagi hari di lokasi sertijab, namun kerinduan masyarakat Kabupaten Solok akan kepemimpinan Gusmal dan Yulfadri Nurdin tampak begitu antusias. Hampir dari 74 nagari hadir di Kantor Bupati Solok. Bahkan ketika pasangan Gusmal-Yulfadri Nurdin turun dari rumah Dunas Bupati Solok bersama Pj Bupati Devi Kurnia dan dibawah iringan Kapolres Arosuka, AKBP Reh Ngenana, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Hardinalis Kobal, SE, MM, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Yondri Samin dan Septrismen menuju lokasi sertijab yang berjarak sekitar 300 meter dari Rumah Dinas, ribuan masyarakat menyambut kehadiran Bupati baru, termasuk puluhan wartawan. Acara sertijab juga dilanjutkan dengan sertijab Ketua TP PKK Kabupaten Solok dari Ny. Lina Devi Kurnia kepada Ny. Des Gusmal dan juga Ketua GOW Kabupaten Solok dari Ny. Desra Ediwan kepada Ny. Dahlia Yulfadri Nurdin.

            Beberapa hari usai dilantik, Tampak Kepala Daerah melakukan sidak ke kantor-kantor, terkait lemahnya disiplin pegawai sebelumnya. Setelah itu, Bupati mulai melakukan pembenahan diberbagai lini SKPD, termasuk melakukan rapat koordinasi dengan para SKPD di lingkup Pemkab Solok. Seiring waktu berjalan, Bupati sebagai Kepala Daerah, melakukan sosialisasi untuk mensukseskan acara TdS yang Kabupaten Solok mendapat grand opening TdS ke-8 tepatnya pada tanggal 8 Agustus 2016.
         Sebelumnya, tanggal 5-8 April 2016, dibawah kondisi cuaca yang kurang bersahabat di alam Lembah Gumanti, kembali dilakukan pembukaan Festival Danau Kembar (FDK) yang beberapa tahun sempat menghilang. FDK yang diselenggarakan di Convention Hall Alahan Panjang Resort. Acara yang diramu Semi Formal ini di hadiri oleh Bupati Solok H. Gusmal Dt. Rajo Lelo, Wabup Yulfadri Nurdin, Ketua TP PKK Kab. Solok Ny.  Desna Devi Gusmal, Ketua GOW Kab. Solok Ny. Dahliar Yulfadri Nurdin, Gubernur Sumbar yang di wakili oleh  Ass II Ir. Syafrudin dan Seluruh Kepada SKPD di lingkungan kepemerintahan Kab. Solok serta Camat dan Walinagari se-Kab. Solok.

        Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke-71, Pemkab Solok menggelar acara Pawai Alegoris dan pawai pembangunan yang diselenggarakan di Nagari Cupak. Acara berlangsung tanggal 15 Agustus 2016 dan berjalan sangat meriah. Pawai diikuti oleh seluruh sekolah dengan berbagai antraksi dan pakaian daerah serta kendaraan hias dari seluruh dinas dan instansi yang ada di Kabupaten Solok, dimulai dari Sungai Rotan dan Finish di depan Simpang Tugu Nagari Cupak
             Masih Pada bulan Agustus, tepatnya tanggal 17 Agustus 2016, Wabub Solok menjadi inspektur Upacara di Puncak Gunung Talang, yang dihadiri oleh sekitar 6000 orang rombongan penggiat kelompok pencinta alam (KPA) yang terdiri dari mahasiswa pecinta alam (Mapala), siswa pencinta alam (Sispala), dan komunitas lain serta organisasi kebencanaan lainnya.
          Seiring hari berganti hari, Bupati Gusmal dan Wakil Bupati Yulfadri Nurdin yang mengusung Program Empat Pilar sangat ber­hubungan dengan kepen­tingan dasar masyarakat, seperti ekonomi kerakyatan, pendidikan, pelayanan kesehatan yang prima serta pemerintahan yang baik dan bersih. Setidaknya Tiga Pilar Pertama berkaitan dengan indeks Pem­bangunan Manusia (IPM), Tiga pilar tersebut didukung oleh sistem dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih. Dalam mewujudkan empat pilar, tentu perlu proses yang pastinya melibatkan seluruh elemen masyarakat. Jika masyarakat dilibatkan maka mereka akan merasa ikut bertanggung jawab dalam mengimplementasikan. Langkah positif lainnya yang sedang digalakan oleh duet Bupati H. Gusmal dan Wakil Bupati Yulfadri Nurdin adalah Program Maghrib Mengaji dan Subuh Berjamaah yang juga harus mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat seperti BMN, KAN dan Waliangari. “Saya ingin menjadi iman yang baik bagi masyarakat Kabupaten Solok. Meski ini sangat berat, tapi ini harus dilaksanakan dan dimulai dari sekarang. Meski untuk tahap awal hanya mungkin beberapa persen saja masyarakat yang akan mengikuti, tapi saya berharap setiap hari dan tahun terus bertambah,” jelas H. Gusmal.
            Kegiatan rutin Bupati dan Wakil Bupati lainnya, selain menghadiri acara resmi di nagari, menghadiri undangan ke pemerintah pusat atau mengikuti Sidang Paripurna, hampir setiap hari Bupati dan Wakil Bupati menerima kritikan dan saran dari masyarakat baik yang datang langsung ke rumah dinas atau ke kantor Bupati sendiri.
             Empat bulan usai dilantik, Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, menerima penghargaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dari Presiden RI, Joko Widodo, Minggu pagi, tanggal 26 Juni 2016. Penghargaan itu diserahkan, dalam pada puncak peringatan Hari Anti Narkoba (HANI) Tahun 2016, bertempat di Lapangan Parkir Jalan Cengkeh, Pinangsia Taman Sari, Jakarta.
Bupati Solok, menjadi satu-satunya Kepala Daerah di Indonesia yang menerima penghargaan P4GN baik Bupati, Walikota atau Gubernur. Selain Bupati Solok, penghargaan P4GN juga diserahkan kepada Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi, SE. LLM, Pendiri rumah Cendana, Deradjat Ginanjar Koesmayadi, Cinema XXI, CEO Cinema XXI Bpk Hans Gunadi, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombespol Drs. John Turman Pandjaitan dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Polisi Dharma Pongrekun. Bupati menerima penghargaan itu atas kegighannya memberantas narkoba melalui sosialisasi BNK yang rutin dilaksanakn setiap akhir tahun yakni Jambore BNK.
           Sementara hasil rapat tim anggaran DPRD bersama tim angggaran pemerintah daerah di Padang beberapa waktu lalu juga  disepakati beberapa perubahan dalam KUA PPAS, seperti adanya penambahan Pendapatan Asli Daerah sebesar 2,5 miliar rupiah lebih. Yaitu dari Rp 57.971.316.792 menjadi Rp 60.500.000.000, ini sesuai dengan target yang telah ditetapkan pada RPJMD tahun 2016-2021,sehingga total pendapatan daerah yang semula Rp1.210.370.532.502 menjadi Rp 1.212.899.215.710. Kemudian juga terjadi peningkatan belanja pada KUA PPAS tahun anggaran 2017 sebesar 2,5 miliar lebih. Penambahan belanja ini dialokasikan untuk belanja sekretarian DPRD sebesar 2 miliar.
            Kini, beberapa detik lagi Bupati Solok akan melantik Kepala SKPD baru yang merupakan hail seleksi pansel dan mereka itulah nantinya yang akan menjadi ujung tombak sukses atau gagalnya Kepala Daerah (wandy)

Sunday, 25 December 2016

TIDAK ADA DASAR HUKUM TARIK KENDARAAN DIJALAN RAYA ATAU DIRUMAH, DEBT COLECKTOR BISA DIPOLISIKAN


Guru Dan Wartawan Harus Lulus Ujian Kompetensi

























SOLOK, SN-
            Untuk mendapatkan tenaga pendidik yang handal dan berkepribadian yang luwes, seorang guru harus lulus Ujian Kompetensi Guru (UKG), sebagaimana halnya seorang wartawan juga harus bisa dinyatakan berkompeten, kalau mereka sudah lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW).
            Hal tersebut disampaikan tokoh masyarakat Kabupaten Solok dan juga Ketua LKAAM Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo, H. Syafri Dt Siri Marajo, SH, ketika berbincang dengan para awak media kemaren. “Jadi guru harus profesional, karena tugas seorang guru bukan hanya mengajar tapi juga mendidik dan membentuk akhlak manusia menjadi mengerti etika,” tutur Syafri Dt Siri Marajo. Ditambahkan Syafri Dt Siri Marajo, guru merupakan salah satu komponen pendidikan yang sangat berpengaruh pada proses pembelajaran siswa karena pada dasarnya guru adalah motivator, komunikator dan fasilitator siswa untuk dapat belajar dan juga tempat bertanya terhadap materi pelajaran yang belum dipahami serta untuk mengarahkan para siswa dalam semua aktifitas akademiknya dan berpengaruh besar dalam pembangunan karakter siswa. Untuk mendapatkan guru seperti itu, selain pengalaman yang ditanya, juga UKG juga sangat penting,” sambung Syafri Dt Siri Marajo.
            Meski kata Syafri Dt Siri Marajo guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, tetapi pekerjaan jadi guru sangat terhormat dan mulia, karena mengajarkan orang dari yang tidak tau menjadi tau, seperti kita seperti ini adalah jasa guru yang dulunya tidak bisa menulis dan membaca, hingga bisa menulis itu semua dilakukan oleh seorang guru. “Kopetensi yang harus dimili guru adalah kompetnsi kepribadian dan sosial harus melekat pada guru karena guru adalah orang yang harus bijak dalam melangkah, ulet dan bisa mengambil keputusan yang tepat.
            Sementara seorang wartawan juga harus pintar dan berwawasan serta bukan hanya asal jadi saja. “Seorang wartawan bisa dikatan profesional, kalau dia berkarya dan melakukan sosial kontrol yang baik melalui tulisannya sendiri dan pandai membaca situasi. Hal ini bisa dicapai dengan banyak membaca dan mereka juga dinyatakan wartawan bila sudah dinyatakan lulus Ujian Kompetensi Wartawan atau UKW,” sambung Syafri Dt Siri Marajo.
         Dijelaskan Syafri Dt Siri Marajo, seorang guru atau juga wartawan yang memiliki kompetensi kepribadian dan sosial, niscaya dirinya akan memiliki kecendrungan dan bakat untuk menggeluti profesinya, sehingga ia pun akan selalu memiliki sikap optimisme dalam pekerjaanya sebagai guru atau wartawan dan dia akan cepat dan tepat dalam mengambil keputusan-keputusan sesuai bidangnya (wandy)

Friday, 23 December 2016

Brigjen Pol Fakhrizal Akan Jabat Kapolda Sumbar



































SOLOK, SN-          
  Dalam waktu dekat ini, Kapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol Basarudin akan digantikan oleh putra asli Ranah Minang, yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Tengah yakni Brigjen Pol Fakhrizal.
            Brigjen Pol Fakhrizal, merupakan kelahiran kota wisata Bukittinggi dan sudah satu tahun lebih menjadi Kapolda di Kalimantan Tengah dan sebelumnya menjabat sebagai sebagai Karopaminal Divpropam Mabes Polri. Menurut sumber yang bisa dipercaya di Mabes Polri, sertijab Kapolda Sumbar dari Brigjen Pol Basarudin kepada Brigjen Pol Fakhrizal akan dilakukan di Mabes Polri Jakarta awal tahun 2017 mendatang. Brigjen Pol Basarudin sudah menjabat jadi Kapolda Sumbar selama satu tahun dan sebelumnya merupakan Wakapolda Sumatera Utara.
           Langkah taktis yang dilakukan Kapolri, Tito Karnavian,  mendapat apresiasi dari Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Menurutnya, mutasi ini merupakan perubahan yang dilakukan di tubuh Polri, selain karena ada yang pensiun juga merupakan penataan komposisi personel menyongsong tahun 2017 mendatang.  “Dengan adanya perubahan komposisi baru ini, diharapkan Polri akan lebih cepat lagi melakukan perubahan dan revolusi mental dan mengatasi segala persoalan yang terjadi saat ini, seperti aksi terorisme,” jelas Neta. Dia menambahkan, penataan dan perubahan yang menonjol terlihat di Badan Narkotika Nasional (BNN).  IPW juga berharap agar kedepannya Polri dapat lebih serius lagi dalam melakukan pemberantasan terorisme, narkoba dan mengungkap kasus-kasus korupsi dan lain sebagainya. “Mutasi kali ini diharapkan mampu merealisasikan agar Polri makin bekerja cepat dan agresif, sehingga tercipta keamanan di tengah-tengah masyarakat,” jelas Neta
            Sementara Wakapolda Sumbar, Kombes Pol Nur Afiah, juga membenarkan bahwa akan ada pergantian Kapolda  Sumbar dari Brigjen Pol Basarudin kepada Brigjen Pol Fakhrizal.  Hal itu menurut Nur Afiah, pihaknya baru saja menerima Telegram Rahasia (TR), di mana surat dari Kapolri itu bahwa Brigjen Pol Basarudin diganti oleh Brigjen Pol Fakhrizal. “Saya belum tahu kapan akan dilakukan serah terima jabatan, namun yang pasti dalam waktu dekat ini,” jelas Nur Afiah.
            Selain pergantian Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Basarudin yang akan digantikan oleh

Brigjen Pol Fakhrizal, juga akan ada mutasi ditubuh Polri seperti Brigjen Pol Drs. Anang Revandoko, Wakakor Brimob Polri diangkat sebagai Kapolda Kalteng. Posisi Anang digantikan Waka Polda Kalsel, Kombes Pol Iriyanto (wandy/tim)

Thursday, 22 December 2016

IKRAM Koto Gadang Guguk Kembali Gelar Pesantren Kilat

Inilah adalah salah satu fhoto kegiatan IKRAM Nagari Koto Gadang Guguk, kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok tahun lalu,yang banyak diminati oleh para siswa dalam mengisi liburan sekolah

IKRAM Koto Gadang Guguk Kembali Gelar Pesantren Kilat
SOLOK, KP
            Dalam rangka mengisi liburan sekolah, para pemuda-pemudi Ikatan Remaja Masjid Koto Gadang Guguk (IKRAM-KGG), kembali akan menggelar Pesantren Kilat untuk yang ke-22 kalinya sejak IKRAM berdiri.
            Ketua panitia pelaksana Pesantren Kilat Remaja Masjid Koto Gadang Guguk, Nofrie Zt Sinapa, kepada KORAN PADANG, Jum’at (23/12) menyebutkan bahwa acara pesantren kilat ini bertujuan untuk mengisi libur anak sekolah, agar dimanfaatkan untuk menimpa ilmu agama dan ilmu yang bermanfaat. “Kegiatan kita dilakukan rutin setiap tahun, bersamaan dengan libur anak sekolah. Dari pada anak kemenakan kita bermain atau keluyuran tidak jelas pada saat libur sekolah, maka kita remaja dan para pemuda berinisiatif untuk neggelar pesantren kilat,” jelas Nofrie. Dijelaskan Nofrie, kegiatan ini merupakan yang ke-22 kali diselenggarakan di Masjid Raya Koto Gadang Guguk, kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.  Dijelaskan Nofrie, setiap tahun peserta pesantren kilat ini terus bertambah. Pesantren diselenggarakan selama empat hari tiga malam dimulai tanggal Minggu tangggal 25hingga 28 Desember 2016. “Bagi orang tua yang ingin anaknya dibina di pesantren, silahkan mengambil dan mengisi formulir pendaftaran di Sekretariat Masjid Raya Koto Gadang Guguk setiap hari dan hingga jam 8 malam menjelang hari H,” tambah Nofrie. Sementara siswa yang boleh mendaftar sudah kelas 4 SD hingga kleas 8 SMP. Peserta pesantren kilat berasal dari tiga nagari di Guguk, yakni Koto Gaek Guguk, Jawi-Jawi Guguk dan Koto Gadang Guguk sendiri. Selain diberi ilmu agama, setiap pagi dan sore juga digelar senam untuk kebugaran peserta pesantren kilat.
         Walinagari Koto Gadang Guguk, Adri, memberi apresiasi yang tinggi kepada remaja masjid Koto Gadang Guguk yang tergabung dalam IKRAM. “Ini adalah kegiatan positif yang perlu mendapat dukungan semua pihak. Semoga apa yang telah dilakukan oleh adik-adik dari remaja IKRAM ini, bermanfaat bagi anak-anak untuk menempuh kehidupan yang baik kedepannya,” jelas Adri.
            Sementara Ketua Forum Peduli Masyarakat Guguk Tigo Nagari (FPMG3N), Dural, SE, MM, menyambut positif kegiatan Remaja IKRAM Koto Gadang Guguk ini. “Semoga para orang tua memberi dukungan kepada anak-anaknya dan juga bisa memantau si anak setiap waktu di masjid. Kita tentu memberi aplus kepada para adik-adik kita dari IKRAM,” jelas Dusral, yang juga Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solok (wandy)


Taman Kota Arosuka Terus Ditata





















Taman Kota Arosuka Terus Ditata
SOLOK, SN
         Sempat terkatung-katung selama 10 tahun, kini Pemerintah Kabupaten Solok akans serius membangun Taman Hutan Kota Terpadu (THKT) Arosuka. Bupati Solok dan DPRD bumi penghasil beras ternama tersebut sudah berkomitmen akan melanjutkan pembangunan THKT tahn 2017 mendatang.
            “Kita akan fokus membangun Taman Hutan kota Arosuka tahun 2017 besok dan itu sangat didukung oleh DPRD,” jelas Bupati Solok, H. Gusmal, Kamis (22/12). THKT direncanakan oleh Bupati Gusmal waktu menjabat menjadi Bupati Solok priode 2005-2010 lalu. Namun setelah tidak menjadi Bupati pada priode 2020-2015, nasib THKT jadi merana dan dibiarkan lapuk serta menjadi hutan liar. Namun setelah Bupati Gusmal kembali terpilih memimpin bumi bareh Solok, kini THKT siap untuk dipoles. “Itu adalah aset kita untuk mendatangkan PAD dan berada di lintas utama. Kita harus menata THKT secantik mungkin untuk rekreasi aman bagi keluarga,” jelas H. Gusmal.
            Langkah kearah itu sudah dimulai. Selain anggran yang sudah disediakan, sejak beberapa bulan lalu THKT sudah mulai dibersihkan. Beberapa kegiatan besar juga sudah dilaksanakan di THKT seperti goro massal
pergelaran ofroad, kegiatan senam masal pemkab Solok dan puncak peringatan Hari Bumi tingkat sumbar beberapa hari lalu. Selain itu, beberapa hari lagi di THKT juga akan digelar Jambore BNK yang rutin dilaksankan setahun sekali.
         Ide pembangunan taman rekreasi dan pemandian air panas Taman Hutan Kota, Sukarami, bermula sekitar tahun 2007 semasa pemerintahan Bupati Gusmal waktu itu.  “Dari awal kita sebenarnya ingin Taman Hutan Kota itu rampung pengerjaannya dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan bisa menghasilkan PAD bagi Kabupaten Solok. Namun karena berbagai persoalan, akhirnya THT ditunda pengerjaannya. Bahkan menurut hitungan, Taman Hutan Kota akan bisa rampung pengerjaannya dengan dana Rp 20 Milyar. Tetapi kalau saat ini dikerjakan, setidaknya dana yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 40 Milyar. Hal ini tentunya kita hitung dengan naiknya harga beberapa bahan bangunan dan upah tenaga kerja,” jelas Gusmal
          THKT, terletak di pinggir jalan lintas negara, Solok Padang, sekitar 50 meter dari Rumah Dinas Wakil Bupati Solok atau lebih kurang 200 meter dari Tugu  Ayam, Kompleks Perkantoran Arosuka  (wandy)



Wednesday, 21 December 2016

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Solok Gelar Rakercab























SOLOK, SN- Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Solok selenggarakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Pramuka Kota Solok pada Selasa (20/12) bertempat di Aula SMP 5 Kota Solok. Kegiatan ini dibuka oleh H. Suryadi Nurdal,SH selaku Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kota Solok.
           Dalam kesempatan ini suryadi nurdal menyampaikan Rapat Kerja merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Solok guna menyusun program kerja satu tahun kedepan, sehingga dapat menjadi acuan bagi Kwartir Ranting dan Gugus Depan dalam menyusun rencana pembinaan pramuka kedepannya. Ditambahkan mantan sekretaris daerah kota solok ini, saat ini anggaran kwartir cabang gerakan pramuka kota Solok masih bersumber dari dana hibah pemerintah kota Solok yang mana jumlahnya masih sangat terbatas, untuk tahun 2017 ada 2 agenda kegiatan besar yang akan diikuti antara lain Raimuna Nasional yang dilaksanakan di Cibubur Jakarta dan Perkempinas yang akan diselenggarakan di Kalimantan. 
           Tentu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk berpartisipasi dalam kegiatan dimaksud, untuk itu diharapkan dinas pendidikan dan dinas pemuda olahraga sebagai mitra gerakan pramuka juga dapat memasukan program kegiatan kepramukaan dalam DPA dinas masing-masing sehingga kegiatan pembinaan kepramukaan di Kota Solok dapat lebih banyak dan lebih beragam, tidak hanya mengandalkan anggaran hibah pemko yang diberikan kepada kwarcab. Kepada peserta rapat kerja Suryadi Nurdal mengingatkan agar dapat menyusun program kegiatan kepramukaan satu tahun kedepan dengan baik, pertimbangkan skala prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan, karna memang sangat banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, namun tentu harus ada yang mesti menjadi perhatian lebih dari yang lainya. Jadikan evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun sebelumnya sebagai langkah awal dalam menyusun program untuk tahun 2017.   

           Sidang pada Rapat Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Solok diikuti oleh 150 orang pramuka yang merupakan unsur dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Solok , perutusan Kwartir Ranting dan Gugus Depan se Kota Solok, jalannya sidang-sidang selama Raker dipimpin oleh Ramadhianty Sekretaris II Kwarcab Kota Solok, Anasrul Sekretaris I Kwarcab Kota Solok  dan Nasyaruddin Wakil Ketua Bid. Keuangan Kwarcab Kota Solok (GVan)

Monday, 19 December 2016

Kabupaten Solok Peringati Empat Hari Besar Nasional Sekaligus

























SOLOK, SN
            Pemerintah Kabupaten Solok, memperingati empat hari besar nasional sekaligus, bertempat di GOR Batu Batupang, Koto Baru, Senin (19/12). Empat hari besar yang diperingati tersebut antara lain Hari Ibu yang ke-88, Hari Kesetikawanan
Sosial, Hari Bela Negara dan Hari Ulang Tahun Dharmawanita ke-16.
            Bertindak selaku inspektur Upacara pada peringatan hari besar tersebut adalah Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin, SH. Upacara peringatan empat hari besar nasional itu juga dhadiri Ketua DPRD Kabupaten Solok H. Hardinalis Kobal, SE, MM, Plt Sekda Kabupaten Solok Edisar Dt Manti Basa, Kapolres Arosuka AKBP. Reh Ngenana, Wakil ketua DPRD Kab. Solok, Septrismen Sutan Putih, Kasdim 0309 Solok Mayor. Inf. Supadi, Kajari Solok, Aliansyah, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan daerah Kab. Solok
Kepala SKPD lingkup Pemda Kab Solok Beserta Undangan Yang Hadir
           Dalam amanatnya, Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu adalah bukti adanya perhatian, pengakuan dan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan. Hal ini bertujuan memberi kesempatan kepada perempuan untuk mampu meningkatkan kualitas hidupnya. Perempuan memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki- laki. Ibu adalah makhluk mulia yang diciptakan Tuhan dan harus kita muliakan pula,” jelas Yulfadri Nurdin. Tema peringatan hari ibu tahun 2016. "Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki Untuk Mewujudkan Indonesia Yang Bebas Dari Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Perdagangan Orang dan Kesenjangan akses Ekonomi Terhadap Perempuan". Tujuan peringatan hari ibu ke-88 adalah untuk mendorong terwujudnya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegar, meningkatkan kesetaraan hak dan kewajiban perempuan dan laki-laki.
          Sedangkan tujuan dari memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial adalah untuk semangat kebersamaan dan jiwa gotong royong serta kerelaan berkorban tanpa pamrih bagi bangsa dan negara harus terus kita kembangkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Hari kesetiakawanan sosial ini diperingati dalam rangka mewujudkan Indonesia sejahtera dengan langkah-langkah mengurangi angka kemiskinan, membasmi narkoba, melawan tindakan korupsi, mewujudkan pendidikan bagi seluruh masyarakat, serta menjaga lingkungan.
Tiga prinsip yang diharapkan dapat dilaksanakan dari peringatan hari kesetiakawanan sosial : prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat , prinsip tri daya dan prinsip berkelanjutan 
kesadaran bela negara merupakan satu hal yang esensial dan harus dimiliki oldh setiap warga negara sebagai wujud penuaian hak dan kewajiban dalam upaya bela negara. Pembinaan kesadaran bela negara sebagai sebuah upaya untuk mewujudkan warga negara Indonesia yang mengerti, menghayati serta yakin untuk menunaikan hak dan kewajibannya dalam upaya bela negara. “Bela negara merupakan tekad,sikap, prilaku dan tindakan warga negara dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara,” tegas Yulfadri Nurdin. Dharma Wanita Persatuan (DWP) masih perlu melangkah lebih maju karena masih banyak masalah secara nasional maupun lokal yang perlu diselesaikan
Dharmawanita persatuan harus terus ikut meningkatkan peran perempuan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang lebih cerdas.   

        Oleh sebab itu mari kita mengajak seluruh pengurus dan anggota Dharmawanita Kab Solok untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengetahuan, keterampilan serta spiritualitas, sehingga perempuan Indonesia dapat menjado pelaku utama dalam ketahanan keluarga (wandy)

Kabupaten Solok Akan Gelar Pemilihan Walinagari Serentak Tahun 2017



















Senin tanggal 19 Desmenber kemaren, Pansus I DPRD Kabupaten Solok, menggelar hearing dengan walinagari yang tergabung dalam Forum Walinagari (Forwana) Kabupaten Solok untuk membahas peraturan pemilihan walinagari serentak di Kabupaten Solok

Kabupaten Solok Akan Gelar Pemilihan Walinagari Serentak Tahun 2017
SOLOK, SN-
            Pemerintah Kabupaten Solok, akan melaksanakan pemilihan Walinagari serentak tahun 2017 mendatang. Setidaknya, ada 17 nagari dari 74 nagari di Kabupaten Solok yang tidak memiliki walinagari definitif.
           Kepala Bagian Pemerintahan Umum Sekretariat Kantor Bupati Solok, Dafrizon di Arosuka menyebutkan bahwa sampai saat ini masih ada 17 nagari di Kabupaten Solok yang dipimpin bukan oleh walinagari definitif  karena banyak walinagari yang sudah habis masa jabatannya, ada yang mengundurkan diri dan alasan lain. “Rencananya tahun 2017 mendatang, kita akan melaksanakan Pilwana serentak di 17 nagari tersebut dan saat ini masih pembahasan di DPRD bersama Pemerintah. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada hasilnya,” jelas Dafrizon. Mantan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Solok itu memperkirakan bahwa Pilwana serentak baru bisa digelar sekitar bulan Mei 2017.
"Kita masih menunggu pengesahan Perda tentang pemilihan wali nagari serentak ini, setelah itu baru kita laksanakan Pilwana," tambah Dafrizon. Dari 17 nagari tersebut ada yang sudah lebih dari setahun habis masa jabatannya, ada yang kurang dari enam bulan.
Dafrizon juga menambahkan bahwa sebelum Pilwana serentak, maka akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, kemudian baru BPM (Badan Pemberdayaan Masyarakat) membuat jadwal atau tahapan pemilihan wali nagari. 
           Diantara nagari yang tidak memiliki walinagari definitif antara lain Kecamatan Lembah Gumanti, dari empat nagari hanya satu  wali nagari yang definitif. “Saat ini hanya  di kecamatan Lembah Gumanti hanya nagari Aia Dingin yang memiliki walinagari definitif,” jelas Dafrizon. Camat Lembah Gumanti, Ferisnovel juga membenarkan hal tersebut. Menurutnya, tiga nagari di Kecamatan Lembah Gumanti yang tidak memiliki walinagari definitif adalah Nagari Salimpat, Alahan Panjang dan Sungai Nanam. “Saat ini roda pemerintahan ada yang dijalankan oleh pejabat wali nagari yang berasal dari pejabat di kantor camat, sementara Sungai Nanam dipercayakan kepada Sekretaris Wali Nagari sebagai pelaksana tugas (plt). Hanya Nagari Air Dingin yang memiliki wali nagari definitif,” jelas Ferisnovel.
         Dia menjelaskan bahwa pejabat wali nagari harus membagi waktu antara kerja di nagari dan kerja di kantor camat. Jabatannya di kantor camat tidak mungkin diberikan kepada staf. Karena itulah meraka yang diberi tugas baru harus membagi waktu dengan bijak agar semua pekerjaan tetap berjalan dengan baik. Senin tanggal 19 Desmenber kemaren, Pansus I DPRD Kabupaten Solok, menggelar hearing dengan walinagari yang tergabung dalam Forum Walinagari (Forwana) Kabupaten Solok. “Kita berharap keputusan hearing ini bisa menemukan titik terang tentang tatip pemilihan walinagari,” jelas Ketua Forwana Kabupaten Solok, Syamsul Azwar  (wandy)




Karena Cuaca Kurang Mendukung, Festival Seni Budaya Anak Nagari Sepi Penonton
























Festival Seni Budaya Anak Nagari Tingkat Kabupaten Solok Sepi Penonton
SOLOK, SN-
            Festival Seni Budaya Anak Nagari Tingkat Kabupaten Solok Tahun 2016, yang diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati  dan dibuka oleh Bupati Solok Sabtu malam (17/12) lalu, tampak sepi penonton karena caca hujan dan dingin.
                 Menurut Ketua Panitia Pelaksana Festival Seni Budaya Kabupaten Solok, Yandra, meski  lomba digelar siang dan malam, namun kecintaan masyarakat minta para seniman muda untuk mengikuti lomba kesenian anak nagari ini tetap tampak tinggi. “Pada  
Festival Seni Budaya Anak Nagari Tingkat Kabupaten Solok kali ini, kita akan menampilkan berbagai kesenian asli Minang seperti lomba Randai, indang, tari piring, lomba lagu Minang, lomba pantun dan lomba lainnya,” jelas Yandra.  Dijelaskan Yandra, Festival Seni Budaya Kabupaten Solok untuk Randai diikuti 25 grub, Indang 9 grub, Tari Piriang, 25 grub dan Lagu Minang lainnya.  “Tujuan pelaksanaan acara ini adalah dalam rangka pelestarian dan pengembangan Seni Budaya Anak Nagari dan juga perkembangan  dan Promosi potensi kepariwisataan khususnya seni dan budaya di Kabupaten Solok,” jelas Yandra.
Pemenang akan ditetapkan tiga (3) pemenang untuk setiap diperlombakan dan masing-masing pemenang akan menerima hadiah tropy, piagam dan tabanas. “Kita berharap agar acara kesenian Anak Nagari ini bisa mengembangkan bakat anak-anak kita dalam masalah kesenian dan budaya,” jelas Yandra, yang juga Kadis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Solok.

            Meski sepi dari pengunjung karena cuaca yang terus hujan menyelimuti Arosuka, namun lomba ini sempat menyita perhatian para PNS di lingkup Pemkab Solok, karena lomba digelar di Halaman Kantor Bupati (wandy)

Saturday, 17 December 2016

Festival Seni Budaya Anak Nagari Kabupaten Solok Tahun 2016 Dibuka






















Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo dan Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM serta Wakil Ketua DPRD Septrismen, saat pembukaan Festival Seni Budaya Anak Nagari Tahun 2016 di Halaman Parkir Kantor Bupati Solok

Bupati Gusmal Buka Festival Seni Budaya Anak Nagari Tahun 2016
SOLOK, SN
            Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, membuka secara resmi Festival Seni Budaya Anak Nagari Tingkat Kabupaten Solok Tahun 2016, bertempat di Halaman Kantor Bupati Salam, Sabtu malam (17/12). Selain Bupati Solok, acara pembukaan juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, Ketua TP PKK Kabupaten Solok, Hj. Desnadevi Gusmal, SH,  Plt. Sekda Kab.Solok, Edisar  Dt Manti Basa, Wakil Ketua DPRD Kab.Solok, Septrismen, Unsur Muspika Gunung Tlang, Kadis Pariwisata, Yandra dan para SKPD terkait lainnya. Selain itu, acara pembukaan seni budaya Anak Nagari ini juga di selinggi atau di hibur oleh, Rayola, Yen Rustam, Elsa Pitaloka, Ipang, Edi Cotok dan lain sebagainya.
          Ketua Panitia Pelaksana, Yandra dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan acara pelestarian dan perkembangan Seni Budaya Anak Nagari dari tanggal 17 Pembukaan dan akan berakhir tanggal 25 Desember 2016 mendatang.  Sementara yang akan diperlombakan adalah Randai (25 grub), Indang (9 grub), Tari Piriang (25 grub) dan Lagu Minang lainnya.  “Tujuan pelaksanaan acara ini adalah dalam rangka pelestarian dan pengembangan Seni Budaya Anak Nagari dan juga perkembangan  dan Promosi potensi kepariwisataan khususnya seni dan budaya di Kabupaten Solok,” jelas Yandra.
Pemenang akan ditetapkan tiga (3) pemenang untuk setiap diperlombakan dan masing-masing pemenang akan menerima hadiah tropy, piagam dan tabanas
           Bupati Solok, H. Gusmal dalam arahannya menghimbau agar semua pihak sama-sama melestarikan dan pengembangan seni budaya Nagari kita, perkembangan dan promosi potensi kepariwisataan khususnya seni dan budaya di Kabupaten Solok. “Kesenian Anak Nagari seperti Randai, Indang, Tari Piriang dan Lagu Minang perlu kita kembangkan supaya Kabupaten Solok terkenal dengan kesenian budaya dan tempat wisatanya yang indah, banyak dikenal oleh semua kalangan, baik dalam daerah maupun nasional,” jelas H. Gusmal. Ditambahkan Bupati murah senyum ini, pada tahun 2017,  kita akan mulai pembangunan Taman Hutan Kota Terpadu Arosuka (THKT) dan juga untuk 5 tahun kedepan kita akan kembangkan juga wisata kita dengan 3 danau yang sudah kita kenal dengan danau Diatas Danau Dibawah dan Danau Singkarak.

           “Komitmen saya untuk kedepannya juga akan mengembangkan kawasan Arosuka ini, karena ibu kota Kab.Solok sekarang terletak di Arosuka, dan juga bagaimana pengunjung akan mengenal Arosuka dengan berbagai tempat kawasan bermain atau liburan anak-anak yang nyaman dan aman,” sebut H. Gusmal. Bupati berharap agar acara kesenian Anak Nagari ini bisa mengembangkan bakat anak-anak kita dalam masalah kesenian dan budaya (wandy)

Friday, 16 December 2016

Peringatan Hari Jadi Kota Solok ke-46 Meriah



















SOLOK,SN - Hari jadi Kota Solok ke-46 jatuh pada 16 Desember 2016, serangkaian kegiatan meriahkan peringatan tersebut, dengan berbagai hiburan, lomba, kesenian budaya lokal, ritual adat, serta pawai budaya, turut meramaikannya.  Pada hari Kamis tanggal (15/12) dilangsungkan ritual Makan Baronjin di Kawasan Taman Kota Solok, diikuti unsur Ninik Mamak, Bundokanduang, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Tokoh Masyarakat, serta unsur Muspida.  Arak-arakan/Pawai Budaya sejauh 2 km dari Terminal Bareh Solok menuju Taman Kota Solok.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Solok yang ke 46 yang jatuh pada tanggal 16 Desember. Pemerintah kota Solok menggelar prosesi Baralek Gadang yang bertempat di ruas jalan depan ruang terbuka hijau (RTH) Kota Solok pada tanggal 15 Desember. Usai itu masih banyak sejumlah kegiatan yang berlangsung hingga malam hari, dan masih banyak kegiatan lainya dalam rangka HUT Kota Solok hingga 25 Desember mendatang.

Prosesi Baralek Gadang “Pesta Akbar” tersebut diawali dengan Pawai Budaya yang diwarnai dengan 13 prosesi adat yang masih hidup dan eksis di kota Solok, dengan mengambil titik star dari  Terminal Bareh Kota Solok, arak-arakan tersebut mewarnai Kota dan finis di RTH Kota Solok.

Puncak dari prosesi baralek gadang tersebut ditandai dengan Makan Baronjin yang diikuti oleh seluruh para petinggi pemerintah dan adat yang ada di kota Solok serta masyarakat yang antusias menunggu momen tahunan ini.

Tampak hadir dan berbahagia dalam acara tersebut, Walikota Solok, Zul Elfian, Ketua DPRD Kota Solok Yutris Chan, Wakil Walikota Solok Reinier, Kapolres Solok kota, AKBP Susmelawati Rosya, Ketua LKAAM, H. Rusli Katib Sulaiman, Ketua Bundo Kanduang, Milda Murniati, S.Pd dan Forkompinda serta Daualat Tuanku Rajo Alam Pagaruyung Mucdan Taher Bakri beserta permaisuri undangan lainnya.

Walikota Solok Zul Elfian, mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah momen yang sangat membahagiakan khususnya bagi masyarakat kota Solok. “Di usia kota Solok yang pada tanggal 16 Desember akan genap berusia 46 tahun, ini merupakan momentum yang baik untuk intropeksi demi kemajuan Kota Solok yang lebih baik kedepannya,” kata Zul Elfian.

Dia juga mengharapkan, seluruh rangkaian kegiatan yang akan dihelat dalam rangka Ulang Tahun Kota Solok akan berjalan dengan baik dan sukses.“Semoga ini semua menjadi ibadah bagi kita semua dan dicatat sebagai pahala disisi Tuhan Yang Maha Esa,” Harapnya.

“Perayaan Hut Kota Solok ke-46 kali ini sungguh terasa penuh makna, Semoga Kota Solok dengan slogan Solok Kota Beras Serambi Madinah kedepannya menjadi kian maju, berkembang, menuju kota dagang, jasa dan industri yang modern berdaulat, bermartabat,” kata Zul Elfian.

Sebagaimana diketahui, suksesi demi suksesi berhasil ditoreh daerah tercinta ini, pembangunan infratruktur terus berkembang sesuai tuntutan. Tinggal lagi sejauh mana keikutsertaan, kesungguhan masyarakat itu sendiri peduli akan kemajuan Kota Solok di masa mendatang. Paling tidak di era 2017-an, Kota Solok ditarget sudah harus mampu menjadi daerah tujuan.

Banyak kebijakan-kebijakan yang telah dilahirkan Pemerintahan Kota (Pemko) Solok dalam berbagai program untuk kemajuan kota ini, salah satunya dalam melestarikan kerarifan lokal, adat dan kebudayaan serta kesenian tradisional yang diimplementasikan secara nyata ditengah – tengah masyarakat, hal ini terlihat ketika Kota Solok merayakan hari jadinya yang ke 46 ditahun 2016 ini.

Kebudayaan masyarakat Kota Solok begitu mewarnai dalam setiap kegiatan yang dikemas dan disajikan sebagai kado istimewa bagi masyarakat Kota Solok dan masyarakat lainnya dihari jadi Kota Solok yang beranjak usia ke 46 tahun ini, seperti Makan baronjin yang melambangkan adanya kegiatan “Baralek Gadang” bagi masyarakat Kota Solok, seakan menjadi bagian penting setiap Kota Solok menyambut hari jadinya setiap tahun.

“Kota Solok memiliki komitmen kuat untuk terus melestarikan kebudayaan masyarakat Kota Solok dan mempertahankan kearifan lokal di era globalisasi ini, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang telah diwariskan dari zaman dahulu kala, berupa kebuadayaan Minang yang merupakan pusaka rakyat, sehingga dengan HUT Kota Solok ini, masyarakat dapat kembali ke jati diri bangsa yang sesungguhnya, yakni masyarakat yang beradat,” kata Wakil Walikota Solok Reinier.

Bahkan kebijakan Pemko Solok dalam mempertahankan dan melestarikan kearifan lokal ini, ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan sangat potensial untuk dikembangkan sebagai daya tarik bagi pengunjung untuk datang ke Kota Solok.

Lintas Sejarah
Sejarah mencatat, Kota Solok diresmikan Menteri Dalam Negeri, Amir Mahmud berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor Pemda 7/9–10–313 tertanggal 23 November 1970, dan sekaligus waktu itu mengangkat Drs.Hasan Basri sebagai pejabat Kepala Daerah pertama.

Wilayah Kota Solok berasal dari salah satu wilayah adat yaitu Nagari Solok. Namun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 1966, selanjutnya ditambahkan Jorong Laing dari bagian Nagari Guguk Sarai di wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Solok untuk masuk kedalam daerah administrasi Kotamadya Solok.

Pasca dikukuhkan,  Kotamadya  Solok menggawangi 13 Resort Administrasi,  yaitu Resort Tanah Garam, Resort Enam Suku, Resort Sinapa Piliang, Resort IX Korong, Resort Kampai Tabu Karambie (KTK), Resort Aro IV Korong, Resort Simpang Rumbio, Resort Koto Panjang, Resort Pasar Pandan Air mati, Resort Laing, Resort Tanjung Paku, Resort Nan Balimo, dan Resort Kampung Jawa. Selanjutnya dikukuhkan menjadi kelurahan-kelurahan yang tersebar di dua kecamatan, Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan.

“Mari jadikan momentum ini  sebagai refleksi demi menuju Kota Solok yang lebih baik,” ajak Walikota Solok.

Rangkaian Kegiatan Dirgahayu Ke-46 Kota Solok
1.Lomba Foto Alam Bareh Solok dengan tema Lanscape Sawah Solok, Peresmian Merk Sawah Solok
2. Penilaian Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota, Provinsi dan Nasional.
3.Seminar dan Pameran Nasional Seni Rupa di Kubuang Tigo Baleh.
4.Jambore Didikan Subuh di Masjid Agung Almuhsinin.
5.Mountain Bike di Balai Kota Solok.
6.Lomba Burung Berkicau di Taman Pramuka.
7.Tabligh Akbar HUT Bundo Kandung di Masjid Agung dan Kubuang Tigo Baleh.
8.Pemutaran Film KB di Kelurahan Tanah Garam dan Kelurahan Laing.
9.Galanggang Silek Kubuang 13 di Halaman Balai Kota Solok dan Gedung Kubung Tigo Baleh.
10.Solok Maraton Belibis 10K di Pulau Belibis.
11.Pameran Kota Sawah Solok di Parkiran Pasar Semi Modern.
12.Lomba Kegiatan Keagamaan di Masjid Agung Almuhsinin.
13.Festival Silek Tuo Pusako Lamo di Balai Kota Solok.
14.Lomba Pidato Adat di Rumah Gadang KTK.
15.Donor Darah di Halaman Balai Kota Solok.
16.Hari Anti Korupsi di Gedung Kubuang 13.
17.Malam Hiburan di Pasar Semi Modern.
18.Pembukaan Selubung Merk Sawah Solok di Sekitaran Sawah Belakang Kantor Balai Kota.
17.Pembukaan Selubung Taman Kota di Taman Kota Solok.
18.Peletakan Batu Pertama Pembangunan Stadion Sepak Bola di Kelurahan Laing.
19.Peletakan Batu Pertama Pembangunan RSUD Kota Solok di Kantor Pertanian.
20.Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pesantren di Tanjung Paku.
21.Rapat Paripurna di DPRD Kota Solok, tentang Peresmian jembatan Lingkar Utara, Bendung Air Batumbuk, Gedung Kantor Lurah VI Suku, Gedung Kantor Lurah Kampung Jawa, Gedung Inspektorat.
22. Malam Resepsi HUT Kota Solok, Penyerahan Penghargaan Tingkat Kota Provinsi dan Nasional di Gedung Kubuang 13.
23.Pawai Budaya dan Prosesi Baralek Gadang di Lapangan Merdeka dan Terminal Bareh Solok.
24.Pertandingan Olahraga Sepak Takraw, Walikota Cup/Bulutangkis, dan Paralayang di Kota Solok.
25.Pawai Didikan Subuh di Masjid Agung Almuhsinin (Govan/ujang S)

Label

Apakah Anda Puas Setelah Membaca Berita Di Kabar Ranah Minang